Rabu, 26 Juli 2017 | 19:46

Kerjasama Pembangunan Pasar Angsoduo dan JBC Disepakati

Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus menandatangani kerjasama || hms
Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus menandatangani kerjasama || hms

KOTAJAMBI — Kerjasama pembangunan Pasar Angsoduo Baru dan Jambi Bisnis Center (JBC) disepakati oleh Pemprov dan DPRD Provinsi Jambi. Kesepakatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama pembangunan dan pengelolaannya dengan investor.

Kesepakatan tersebut dinyatakan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, dalam rangka pengambilan keputusan terhadap pembahasan rancangan perjanjian kerjasama pembangunan dan pengelolaan kawasan JBC serta Pasar Angsoduo Baru, dengan pola bangun guna serah.

Penandatanganan berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin (9/6).‎ Kesepakatan kerjasama pembangunan dan pengelolaan Pasar Angsoduo dan JBC ditandatangani Pemprov Jambi dengan dua investor, di Ruang Utama Kantor Gubernur Jambi, pada hari yang sama.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Jambi, Efendi Hatta. Dewan menyetujui rancangan perjanjian kerjasama pembangunan dan pengelolaan kawasan Jambi Bisnis Centre serta Pasar Angsoduo Baru dengan pola Bangun Guna dan Serah.

Juru Bicara Pansus II, Adnan Djambak, menyatakan, setelah melakukan kajian terhadap rancangan itu, mengusulkan pada DPRD Provinsi Jambi menyetujui‎ dua kerjasama yang dilakukan Pemprov Jambi, yaitu pembangunan dan pengelolaan Pasar Angsoduo Baru dan kawasan JBC.

Adnan mengatakan bahwa kerjasama tersebut merupakan langkah positif yang diupayakan Gubernur Jambi untuk kemajuan Jambi.

Menanggapi persetujuan dewan ini, Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA)‎ sangat mengapresiasi. Menurutnya pembahasan kerjasama pembangunan Pasar Angsoduo Baru memakan waktu lama, sebagai wujud kehati-hatian Pemprov Jambi dengan melakukan konsultasi pada pihak-pihak terkait.

angsoduo-ebn-2Penandatanganan‎ Perjanjian Kerjasama

Usai paripurna, dilakukan penandatanganan dua perjanjian kerjasama, yaitu antara Pemprov Jambi dengan PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) tentang pembangunan dan pengelolaan Pasar Angsoduo Baru dengan Pola Bangun Guna Serah. Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Jambi dan Direktur PT EBN, Nur Jatmiko.

Penandatanganan kerjasama antara Pemprov Jambi dan PT Putra Kurnia Properti (PKP) tentang pembangunan dan pengelolaan kawasan JBC dengan pola Bangun Guna Serah, yang ditandatangani oleh gubernur dan Direktur PT PKP, Mario Liberty Siregar, disaksikan Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Walikota Jambi, H Syarif Fasha.

Gubernur berharap tindaklanjut kerjasama ini dipercepat, diantaranya peletakan batu pertama pembangunannya. Kedua proyek ini membutuhkan waktu lama sekali, semata-mata agar langkah yang ditempuh tidak menyalahi aturan dan sesuai regulasi yang berlaku.

Kerjasama ini dipertimbangkan dari segi bisnis, untung rugi, karena pada dasarnya pemerintah berpikir dari sisi bisnis untuk kepentingan masyarakat, jangan sampai aset yang dikerjasamakan merugikan pemerintah daerah.

“Kita sudah menandatangani perjanjian kerjasama. Hari ini juga masuk uang Rp 1,6 miliar dari JBC dan Pasar Angsoduo Rp 1,4 miliar. Sudah masuk ke PAD. Itu suatu hal positif yang kita dapat,” ungkap gubernur.

angsoduo-ebn-3Gubernur menjelaskan, dari sisi aturan, pihak investor sangat terikat dengan tahapan-tahapan kerjasama dan ada koridor hukum yang jika dilanggar akan memberatkan investor.

Nilai investasi pada JBC Rp 1,5 triliun dan Rp 146 miliar pada Pasar Angsoduo yang baru. “Insyaallah akan mulai jalan, kita harapkan nanti sesuai dengan kesepakatan, akan selesai tepat pada waktunya,” kata gubernur.

Ditekankan gubernur, dalam dua kerjasama tersebut tidak sepeser pun menggunakan APBD. Kerjasama tersebut sudah dikaji sedalam mungkin dan dikonsultasikan dari semua aspek.

“Resiko sebagai pemimpin, kita juga harus berani melakukan. Kalau kita mati ketakutan, akhirnya kita tidak bisa membangun. Kita harus berani, berani mengambil resiko,” pungkas gubernur. (infojambi.com)

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.