Kesal Jalan Hancur, Warga Sebut Pemerintah Pusat Tutup Mata

Penulis : Raden Soehoer
Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Kerusakan jalan lintas Jambi – Muaratembesi semakin hancur. Belum lama ini, lubang besar disejumlah titik permukaan jalan tersebut kerap menyebabkan kecelakaan, bahkan seringkali memicu kemacetan panjang akibat hancurnya jalan.

Pantauan dilapangan Jumat (8/2/2019), titik kerusakan paling parah berada di pusat Kota Muarabulian, Desa Sungai Buluh, Desa Rantau Puri, Desa Tebing Tinggi dan Desa Kubu Kandang. Di sepanjang jalan banyak dijumpai kendaraan terjungkal maupun rusak.


Salah satu sopir bernama Amran mengaku kecewa lantaran tak ada upaya pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan ini. Menurutnya Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat terkesan tutup mata. “Tak ada sama sekali upaya pemerintah daerah maupun pusat. Bukan sekali dua kali kasus kecelakaan di titik jalan rusak itu,”kata Amran.

Ironisnya lagi, kemacetan akibat kerusakan ruas jalan nasional ini hampir tiap hari terjadi. Zona langganan macet panjang biasanya berada di Desa Sungai Buluh dan Rantau Puri. “Macet terus daerah Sungai Buluh tu sampai Rantau Puri, kadang bisa sampe 18 jam,”ujarnya lagi.

Kekecewaan yang sama juga disampaikan warga bernama Wanto. Selama ini warga secara swadaya menimbun lubang menggunakan tanah dengan alat seadanya.

“Ini kan ruas jalan nasional, kok masyarakat yang diberatkan untuk perbaikan. Kalau swadaya kita, paling cuma sanggup timbun pakai bahan dan alat seadanya,”ujar warga Muaratembesi.

Masyarakat berharap, pemerintah daerah dan pusat bisa duduk bersama mencari solusi persoalan ini. Terlebih ruas jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Provinsi Jambi.***

Kategori Lensa

Tags:

1 Judul Komentar

  1. Pingback: Kesal Jalan Hancur, Warga Sebut Pemerintah Pusat Tutup Mata - www.ketapang.info

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.