Ketersediaan Pangan Memadai, Harga Terkendali, Satgas Pangan Raih 10 Besar Nasional

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyerahkan piagam penghargaan.

JAKARTA — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi meraih prestasi membanggakan. Masuk 10 Besar Terbaik Nasional, Satgas Pangan Provinsi Jambi mendapat piagam penghargaan dari Menteri Pertanian dan Kapolri.

Penghargaan dari Menteri Pertanian DR Ir H Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian Ph.D itu diserahkan ke Direskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol WinartoSH MH, selaku Ketua Bidang Penindakan dan Penegakan Hukum Satgas Pangan Provinsi Jambi, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/7) sore.

Ada lima kriteria penilaian Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Bareskrim Polri terhadap Satgas Pangan se-Indonesia, yakni keaktifan pelaporan, keaktifan ke lapangan, rapat analisisis dan evaluasi, pendampingan tim pusat ke wilayah, dan penanganan kasus.

Berdasarkan penilaian, Tim Satgas Pangan Provinsi meraih prestasi 10 Besar Terbaik Nasional. Sembilan provinsi lainnya adalah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Tengah dan Sulawesi Tengah.

Wakapolri, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan dan pimpinan KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha) ikut serta dalam acara penyerahan penghargaan tersebut.

Sebelumnya, jelang Ramadhan 1438 H, guna mengantisipasi gejolak harga sembako, Gubernur Jambi, H Zumi Zola, dan Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Priyo Widyanto MM, serta jajaran instansi terkait, sepakat membentuk Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi.

Tim itu kemudian diikuti oleh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi, usai mengikuti teleconference bersama Menteri Dalam Negeri, Kapolri dan Menteri Pertanian, di Polda Jambi, Rabu (3/5).

Dalam struktur Satgas Pangan Provinsi Jambi, Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar, Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Priyo Widyanto MM dan Danrem 042/Garuda Putih Kol Inf Refrizal sebagai pembina.

Pj Sekda Provinsi Jambi, Drs H Erwan Malik MM, sebagai Ketua Satgas Pangan Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jambi sebagai Ketua Bidang Koordinasi, Direskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Winarto SH MH sebagai Ketua Bidang Penindakan dan Penegakan Hukum dan Kasubdit Ditreskrimsus Polda Jambi sebagai Koordinator Sekretariat.

Zumi Zola mengatakan, satgas pangan yang dibentuk bertugas untuk memantau dan memonitor gejolak-gejolak harga sembako yang terjadi di Provinsi Jambi serta mengirimkan laporannya secara berkala setiap minggunya.

Senada dengan gubernur, Kapolda Jambi, Brigjen Priyo Widyanto menyatakan Satgas Pangan memantau ketersediaan dan harga sembako di pasaran, khususnya jelang bulan puasa, semasa Ramadhan dan Idul Fitri 2017, dengan harapan selama Ramadhan dan Idul Fitri harga sembako stabil dan tidak ada lonjakan signifikan.

Pembentukan Satgas Pangan Provinsi Jambi merupakan wujud sinergitas daerah dan pusat, serta dukungan pemerintahan daerah terhadap pemerintahan nasional. Pemerintah pusat juga membentuk Satgas Pangan.

Selain melakukan pemantauan, Satgas Pangan juga berfungsi melakukan penindakan, jika ada spekulan maupun penimbun yang mengganggu harga sembako.

Satgas Pangan Provinsi Jambi juga berkontribusi terhadap kekondusifan Provinsi Jambi jelang Ramadhan, masa Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H. Masyarakat Jambi bisa melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dalam suasana relatif kondusif. (infojambi.com)

Penulis : Mustar Hutapea

 

Kategori Ekonomi dan Bisnis,Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.