Latih Petani Kopi Mekar Jaya, Petrochina Datangkan Para Ahli

INFOJAMBI.COM — Puluhan petani kopi Desa Mekar Jaya, Betara, Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, mendapat pelatihan pasca panen dari para pakar tanaman kopi.

Pelatihan yang dimotori PetroChina International Jabung Ltd ini diadakan di Gerai UMKM PetroChina, Desa Mekar Jaya, Betara, Tanjabbar, Kamis (7/12/2017).

Para petani kopi liberika Desa Mekar Jaya mengaku senang diberi pelatihan. Sedikitnya ada 10 kelompok tani ikut dalam pelatihan oleh para ahli kopi dari komunitas satu atap coffe lab, Bandung itu.

Hariadi, petani kopi Desa Mekar Jaya mengungkapkan, saat ini di desa mereka ada 16 kelompok tani kopi. Setiap kelompok beranggota sekitar 30 orang petani.


Petani kopi Mekar Jaya merasa pelatihan tersebut amat bermanfaat. Mereka mendapat tambahan ilmu perkopian, mulai dari cara berkebun kopi yang benar hingga masalah pasarannya.

“Kami juga diajarkan cara membuat lantai jemur kopi yang baik,” kata Hariadi yang diamini petani kopi lainnya.

Selama ini, sebelum PetroChina ikut membantu pemberdayaan petani kopi Mekar Jaya, petani setempat menjual hasil kebunnya pada tengkulak. Hasilnya tentu saja tidak memuaskan.

“Kami akan mencoba menerobos pasar lokal,” ungkap Hariadi.

Harga kopi liberika asal Desa Mekar Jaya kini dihargai Rp 40 ribu per kg untuk kopi dalam bentuk biji bersih. Mereka berharap harga kopi mereka bisa meningkat.

Sementara itu, Community Development (Comdev) PetroChina International Jabung Ltd, Yulian, menjelaskan, pelatihan pasca panen ini dilakukan untuk memberdayakan para petani kopi di sekitar daerah operasi PetroChina.

PetroChina ingin para petani kopi Mekar Jaya mendapat tambahan pengetahuan, agar hasil panen mereka meningkat dan nilai jualnya semakin berharga.

Menurut Yulian, dalam kegiatan ini pihaknya sengaja mendatangkan ahli kopi dari Yogyakarta, Bandung dan Jepara. Mereka berbagai ilmu dan pengalaman dalam berkebun kopi.

Pelatihan seperti ini sebelumnya sudah pernah diadakan oleh PetroChina. Potensi tanaman kopi di Kecamatan Betara saat ini mencapai 800 hektar, jumlah yang tidak sedikit untuk pengembangan komoditi kopi jenis liberika. (Doddi Irawan — Tanjung Jabung Barat)

 

Kategori Petrochina

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.