Ledakan Mengguncang Jamtos, Warga Berlarian Bantu Korban

Korban ledakan di dapur mal Jamtos dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka-luka.

Reporter: Andra Rawas | Editor: Doddi Irawan
Ledakan Mengguncang Jamtos, Warga Berlarian Bantu Korban
Korban ledakan di dapur mal Jamtos dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka-luka | foto : andra rawas

INFOJAMBI.COM — Ledakan keras mengguncang dapur mal Jambi Town Square ( Jamtos), Kota Jambi. Suara ledakan itu mengubah suasana malam menjadi kepanikan. 

Di tengah aktivitas pusat perbelanjaan yang masih berlangsung, teriakan minta tolong terdengar dari arah dapur. Warga berhamburan mendatangi sumber ledakan di Lorong Hasanah RT 01, Beliung, Alam Barajo, Selasa (22/9/2026) itu.

Baca Juga: Warga Kualatungkal Kaget Ada Suara Dentuman Keras

Dentuman yang terjadi pukul 18.19 WIB itu bukan hanya menyisakan kerusakan. Enam orang mengalami luka-luka, dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

Sementara itu, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

Baca Juga: Tabung Gas Meledak di Kerinci, 2 Anak Jadi Korban Luka Bakar

Bagi warga yang berada di sekitar lokasi, malam itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Salah satunya Ica. Saat itu ia sedang berada di rumah, ketika suara ledakan tiba-tiba memecah suasana. Beberapa saat setelah dentuman terdengar, teriakan meminta tolong menyusul dari arah bangunan mal.

Baca Juga: Yamaha Bertabur Promo di  Pameran Jambi Otomotif Show 2022 Jamtos

Refleks. Ica langsung keluar rumah. Dari kejauhan ia melihat kondisi di sekitar dapur Mal Jamtos sudah tidak seperti biasanya. Sejumlah bagian tampak berantakan akibat ledakan yang baru saja terjadi.

Tanpa banyak berpikir, Ica berupaya memberi pertolongan dengan cara yang paling sederhana. Ia mengambil ember berisi air dan bergegas menuju lokasi.

"Dengar ledakan dan karyawan berteriak meminta tolong, lalu saya keluar melihat. Saya keluar sambil membawa ember berisi air untuk menyiram api," ujar Ica.

Di tengah kepanikan, tindakan spontan itu menjadi salah satu upaya pertama yang dilakukan warga. Mereka membantu mengendalikan situasi, sebelum petugas damkar datang dan melakukan penanganan lebih lanjut.

Menurut Ica, ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian dapur mal Jamtos. Kondisi di sekitar lokasi tampak berantakan, akibat kuatnya tekanan yang ditimbulkan ledakan.

Hingga malam hari, garis polisi telah terpasang di area kejadian. Aktivitas di sekitar lokasi juga dibatasi untuk kepentingan penyelidikan.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, ledakan diduga dipicu oleh kebocoran gas dari salah satu tabung berukuran 50 kilogram yang berada di area dapur. Di lokasi terdapat dua tabung gas. Namun satu di antaranya dilaporkan meledak.

Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti, sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

Akibat ledakan tersebut, enam orang mengalami luka-luka. Korban terdiri dari empat karyawan laki-laki, dan dua warga yang berada di sekitar lokasi ketika peristiwa terjadi.

Mereka segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Sejumlah petugas dan warga membantu proses evakuasi, agar korban dapat segera dibawa ke rumah sakit.

Di tengah upaya penyelamatan korban, aparat kepolisian mulai mengamankan barang-barang yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan.

Kapolsek Kota Baru, AKP Riko mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua tabung gas dari lokasi kejadian.

"Kami sudah mengamankan dua tabung gas, saat ini kita masih menunggu hasil olah TKP," katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum menetapkan penyebab akhir dari ledakan yang terjadi.

Untuk mengungkap kronologi secara lebih rinci, tim Inafis bersama Satreskrim Polresta Jambi turun langsung ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara hingga malam hari.

Petugas memeriksa area dapur yang menjadi pusat ledakan. Mencatat kondisi lokasi, serta mengumpulkan berbagai temuan yang dapat membantu proses penyelidikan.

Di balik garis polisi dan aktivitas petugas malam itu, tersimpan kisah kepanikan yang dirasakan mereka yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.

Beberapa orang sempat mendengar dentuman sebelum melihat kepulan asap dan kobaran api. Sebagian lainnya baru mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan minta tolong dari para korban.

Situasi yang awalnya berjalan normal berubah dalam sekejap. Kepanikan, kekhawatiran, dan naluri untuk saling membantu muncul bersamaan.

Di tengah kondisi tersebut, warga sekitar ikut mengambil peran. Ada yang membantu memadamkan api. Ada yang membantu mengevakuasi korban. Ada pula yang berupaya mengamankan area agar tidak semakin membahayakan.

Penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. Temuan dari olah tempat kejadian perkara akan menjadi dasar untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dapur mal Jamtos itu.

Kini tersisa jejak kerusakan. Sejumlah korban masih menjalani perawatan. Pertanyaan belum terjawab mengenai sumber ledakan yang mengubah suasana malam di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Jambi tersebut.

Bagi warga yang menyaksikan, peristiwa ini akan selalu diingat. Dentuman keras dari dapur mal Jamtos, disusul teriakan minta pertolongan, memecah ketenangan senja dan mengundang perhatian banyak orang. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya