M Zuhdi Kembali Pimpin Perumda Air Minum Merangin

PENULIS : TEGUH
EDITOR : M ASRORI S

Bupati Merangin Al Haris, saat melantik Muhammad Zuhdi sebagai Direktur Perumda Air Minum Tir Merangin (Foto/Teguh).

INFOJAMBI.COM – Muhammad Zuhdi kembali dipercaya memimpin Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Merangin. Dia dilantik Bupati H Al Haris sebagai Direktur Perumda Tirta Merangin, di aula kantor Dinas PUPR Merangin, Sabtu (29/6/2019).

Bupati menegaskan, pelantikan tersebut menyusul telah rampung dan disahkannya Perda Merangin No 1 tahun 2019, tentang Perumda Air Minum Tirta Merangin. Perda ini merubah nama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Merangin, menjadi Perumda Air Minum Tirta Merangin.

“Semoga dengan dilantiknya kembali, Muhammad Zuhdi, akan menjadi spirit untuk lebih meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati dibenarkan Wabup H Mashuri.

Ditanya mengapa Muhammad Zuhdi bisa kembali menjabat, setelah dua periode menjadi direktur PDAM? Dijelaskan bupati, direktur punya prestasi kerja yang baik, sehingga boleh kembali dilantik.

Direktur PDAM itu, kata Al Haris, meskipun jabatannya lima tahun, namun setahun sekali pada setiap akhir tahun kinerjanya terus dievaluasi. Bahkan, boleh enam bulan sekali kinerjanya diawasi bila terjadi hal-hal yang membahayakan.

Selain itu terkait periode direktur, juga sudah terjadi perubahan nama dari PDAM Tirta Merangin menjadi Perumda Air Minum Tirta Merangin.

“Dulu kondisi PDAM ini ‘sakit’, tapi berkat kerja keras direkturnya sekarang, jadi ‘sehat’,” uangkap Bupati.

Saat ini jumlah pelanggan PDAM, jelas bupati, sudah banyak. Ini tentunya bisa mensejahterakan pegawainya. Bupati minta, Perumda Air Minum Tirta Merangin dapat terus melayani masyarakat dengan kualitas air yang baik.

Jika ingin maju, tegas Al Haris, jangan halangi pemimpin ingin berbuat baik. Tidak jarang baru sedikit pemimpin membuat kebijakan, sudah muncul ‘surat kaleng’. Jika itu terjadi, tentu perusahaan akan sulit maju.

“Saya pernah melihat ada petugas pakai baju PDAM melewati jalan yang ada pipa bocor, airnya meliber ke jalan. Tapi setelah saya amati, petugas itu tidak berhenti perbaiki kebocoran. Ini artinya orang PDAM tidak merasa memiliki PDAM,” tegas Bupati.***

Kategori Merangin

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.