Rabu, 28 Juni 2017 | 14:09

Mabuk Lem, Tiga Preman Kampung Keroyok Teman Sendiri

Tiga preman kampung ditangkap || foto : ist

KUALATUNGKAL — Aparat Polres Tanjabbar menangkap pengeroyok Kasmidar Awi (17) dan Rohadi alias Adi (20), warga Jalan Bina Karya Timur, Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar.

Awi dan Adi dikeroyok oleh tiga orang pemuda. Mereka dipukuli dengan besi pedal motor. Kejadiannya, Kamis, 23 Maret 2017 malam.

Pengeroyokan berawal saat Awi dan Adi nongkrong sambil main gitar dan minum tuak, di Jembatan Manunggal II, Kelurahan Kampung Nelayan. Tiba-tiba melintas dua sepedamotor yang ditumpangi tiga orang warga Manunggal.

Mereka saling kenal. Tepat di tengah jembatan, salah seorang dari tiga pemuda itu jatuh. Merasa tidak ditolong, mereka marah, mengajak Awi dan Adi berkelahi.

“Pelaku memukul korban dengan besi pedal motor hingga tersungkur. Korban tidak bisa menyelamatkan diri lagi,” kata Kapolres Tanjabbar, AKBP Agus Sumartono kepada INFOJAMBI MEDIA.

Atas laporan korban, polisi memburu ketiga pelaku, masing-masing AB alias Amat (18) dan AD alias Aman (20), warga Jalan Manunggal II, Kampung Nelayan, serta SB alias Jabak (28), warga Jalan Bahari.

Setelah ditangkap, ketiga pelaku diamankan di Polres Tanjabbar. Dari hasil pemeriksaan, ternyata sebelum pengeroyokan mereka baru saja selesai mabuk lem. Diduga karena pengaruh lem itu mereka jatuh dari motor.

“Para pelaku dapat diancam dengan pasal pemberatan, seperti diatur dalam pasal 170 dan/atau 351 ayat 1 KUHP. Mereka bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang. Ancaman hukumannya 5 – 6 bulan penjara,” jelas Kapolres. (infojambi.com/d)

Laporan : Doddi Irawan

 

Kategori Hukrim

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.