Mandeh “Ditaklukan” Jokowi, Makruf Amin Menaklukan Pariaman…

LAPORAN : PM

Inilah Puncak Paku di objek wisata Mandeh, Pesisir Selatan. Nama ini akan dirubah menjadi Puncak Jokowi. Memang hebat Bupati Pesisir Selatan itu ( ist)

INFOJAMBI.COM – Walau dalam Pilpres 2019 lalu Pasangan Jokowi – Makruf Amin kalah telak dari Pasangan Probowo – Sandiaga Uno di Sumatera Barat, hubungan masyarakat Sumbar dengan Jokowi dan Makruf Amin semakin mantap.

Hubungan yang mantap itu diwujudkan oleh Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar dengan memberi nama sebuah puncak wisata di Mandeh dengan Puncak Jokowi.

Sebab, kata Rusma Yul Anwar, tahun 2015 saat itu Presiden Jokowi berkunjung ke Pessel , dan puncak yang diganti nama tersebut merupakan tempat yang pertama kali dikunjungi Presiden. Puncak tersebut sebelumnya bernama Puncak Paku.

“Hal itu, pertama kali tahun 2015 saat Presiden menetapkan Mandeh sebagai kawasan wisata bahari terpadu (KWBT) di Pessel ,” terangnya.

Ide dari Bupati Pesisir Selatan itu di sambut baik oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyetujui pemberian nama sebuah Puncak atau spot destinasi wisata di kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan berganti nama dengan Puncak Jokowi .

Menurut Sandiaga Uno , mengganti atau memberi nama-nama tempat dengan nama tokoh pahlawan atau nama pejabat adalah sebuah branding yang bagus. Apalagi dengan memakai nama Presiden.

Sebelumnya Pemkot Pariaman dan masyarakatnya juga memberi nama sebuah Pantai dengan nama Pantai Makruf Amin

“Waktu penanaman pohon yang dihadiri oleh Wapres saya meminta izin untuk menggunakan namanya menjadi nama pantai,” kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Selasa (6/4/2021).

Menurut Genius penggunaan nama tersebut merupakan usulan dari masyarakat, Pemkot, dan DPRD Pariaman karena Ma’ruf Amin telah bersedia datang serta menanam pohon pelindung pantai di daerah itu.

Ia menyampaikan pantai yang menggunakan nama Ma’ruf Amin yaitu berada di Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan yang merupakan lokasi penanaman ratusan pohon pelindung.

“Sebelumnya Pantai Taluak saja karena lokasinya di Desa Taluak, dan kini namanya Pantai Makruf Amin,” ujar calon Wakil Gubernur yang kalah dalam Pilkada Sumbar 2021 lalu.

Dijelaskan Sandiaga Uno, ide membranding nama wisata dengan nama tokoh itu tentu akan menjadi daya tarik. Apalagi, dengan pemakaian nama itu bisa menarik banyak program dan memaju pariwisata

“Banding-branding itu sangat luar biasa. Ini adalah bentuk apresiasi pada kinerja presiden dan Wakil Presiden ,” terang Sandi yang dalam Pilpres 2019 berpasangan dengan Prabowo ini.|||

 

 

 

Kategori Trend

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.