Memang Hebat Pak Asnawi, Kasamsat Tanjabtim itu….

LAPORAN : PM

INFOJAMBI.COM – Pelayanan sistim ” Batandang” yang digagas Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD-PPD SAMSAT) Tanjung Jabung Timur, Asnawi berhasil mendongkrak penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua dan empat , alat alat berat serta pajak air permukaan di kabupaten sebelah timur Provinsi Jambi ini.

Menurut Asnawi, pelayanan sistim ” bertandang” ini terinspirasi dari budaya Melayu mendatangi rumah seseorang untuk bersilaturahim. ” Budaya itu kita kreasikan untuk memungut pajak kepada wajib pajak yang belum membayar kewajibannya,” ujar mantan Lurah Geragai, Tanjung Jabung Timur ini.

Penerapan pola betandang di Tanjabtim ini sesuai dengan topografi daerahnya yang banyak terisolir. Sebagian besar berada di pinggir sungai dan pantai timur Jambi ini. ” Terkadang mereka mau membayar pajak, untuk datang ke Samsat jauh dan transportasi sulit. Mereka membiarkan saja mati pajak kendaraannya. Maka petugas Samsat yang datang ke rumah mereka,” tambahnya.

Sejak menjadi kepala UPTD-PPD SAMSAT) Tanjung Jabung Timur dua tahun lalu, Asnawi mulai menerapkan pembayaran dengan sistim “betandang” ini. Pada tahun 2019 dari target Rp 15 Miliar berhasil melebihi target. Realisasi mencapai Rp 16 Miliar lebih.

Pada tahun 2020 ini tantangan sangat berat karena pandemi covid 19. Dengan pola betandang ini bisa dihindari keramaian di kantor Samsat saat membayar pajak. Petugas yang mendatangi rumah wajib pajak.

Hingga bulan Nopember 2020 Samsat Tanjabtim berhasil merealisasikan penerimaan sebesar Rp 15,8 Miliar lebih. Sedangkan target sekitar Rp 15,6 Miliar.

” Kita bersyukur dan berterima kasih kepada wajib di Tanjabtim, walau saat covid mereka tetap patuh membayar pajak, bahkan hingga akhir Desember 2020 bisa melebihi target,” tambah mantan Guru ini. |||

Kategori Provinsi

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.