Pemprov Jambi Adakan Rapat Koordinasi, Terkait Masalah Angkutan Batubara

Laporan Tim Liputan

INFOJAMBI.COM – Sehubungan masih adanya Truk Pengangkut Batubara melewati jalan tidak pada waktunya yang dilakukan oleh perusahaan angkutan Batubara dan masih menjadi sorotan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar rapat koordinasi penanganan angkutan Batubara. di Ruang Utama Kantor Gubernur Jambi. Rabu (4/4/2018).

Rapat dipimpin Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Jambi Tagor Mulia Nasution, diikuti Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi Gusrizal, Unsur Forkopimda, dan Pengusaha Batubara,


Dalam sambutannya, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Jambi Tagor mengatakan rapat ini untuk membahas penanganan angkutan Batubara agar kedepannya tidak menjadi polemik dimasyarakat lagi.

” Kemarin ada sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Cipayung melakukan aksi didepan halaman Kantor Gubernur Jambi mereka menuntut terkait angkutan Batubara, oleh karena itu kita berharap dengan adanya koordinasi ini kita dapat menyelesaikan permasalahan penanganan angkutan Batubara,” kata Tagor.

” Bagaimana sumbangan pemikiran kita disini untuk kebaikan kita bersama, niat kita untuk memperbaiki kondisi angkutan Batubara,” sambung Tagor.

Tagor juga menyampaikan investasi harus tumbuh dan berjalan.” dii Jambi ini investasi harus jalan dan tumbuh artinya investasi yang dapat mensejahterakan masyarakat, jadi dengan rapat ini kita mencari solusinya sesuai dengan aturan, jangan sampai timbul dampak negatif terhadap masyarakat,” harap Tagor.

Sementara itu, Kepala Dishub Provinsi Jambi Varial Adhi mengatakan angkutan batubara harus segera diteribkan.”Melalui koordinasi sesuai kesepakatan harus kita jalani sehingga kita dapat mentertibkan Batubara baik dari mulut tambangnya sendiri, angkutannya, maupun jumlah tonase,” kata Varial Adhi.

Varial Adhi berharap dengan terbentuknya Tim Terpadu (Timdu) dapat memonitor pelaksanaan pengangkutan Batubara dari mulut tambang ke stokpile akhir, dan mengambil langkah – langkah alternatif sebagai upaya penanganan permasalahan pengangkutan Batubara.

“Bila nanti timdu terbentuk sesuai dengan kesepakatan kita bersama, saya harap penanganan permasalahan Batubara dapat kita atasi,” harapnya.(MON)

Editor Wahyu Nugroho 

 

Kategori Provinsi

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.