Merangin Jegal Langkah Kota Jambi Menuju Final

Penulis : Rifky Rhomadoni
Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Pertandingan kedua Semifinal Gubernur Jambi Cup 2020 mempertemukan dua tim yang cukup solid, yakni Kabupaten Merangin versus Kota Jambi.

Dalam pertandingan kali ini, Senin (20/1/2020) Merangin mampu mempermalukan Kota Jambi di kandangnya sendiri, dan melaju ke babak final Gubernur Cup 2020, yang akan bersua dengan Kerinci.


Pertandingan kali ini, dimulai dengan permainan yang cukup keras dengan melakukan kontak-kontak fisik dari kedua Kesebelasan ini. Pertandingan sempat memanas, pemain depan Kota Jambi terjatuh setelah melakukan duel udara dengan pemain belakang dari Merangin, dan wasit menganggap hal tersebut sebuah pelanggaran.

Keputusan wasit ini, tidak diterima oleh pemain Merangin dan langsung melakukan protes. Penjaga gawang Merangin, Jandia melakukan protes yang berlebih terhadap wasit. Akibat ulahnya, ia diganjar kartu kuning. Kartu kuning yang diterimanya dipastikan Jandia tidak dapat bermain di laga final Gubernur Cup 2020, karena akumulasi kartu.

Setelah mereda, pertandingan kembali dilanjutkan, Skor kacamata masih bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Merangin menaikan intensitas serangan melalui dua sayapnya. Permainan anak asuh Karno ini, membuat tim Kota Jambi terkurung di lini pertahanan.

Kebuntuan baru terpecahkan dipertengahan babak kedua, setelah pemain depan Merangin, Ridho Kurniawan menerima umpan rendah dari sayap kanan. Dengan cepat ia memutar badan langsung melakukan tendangan keras.

Tendangan volli terarah kaki kiranya, berhasil menghujam gawang Kota Jambi yang dijaga oleh Anggri. Skor 1-0 ini, membawa Merangin melaju ke putaran final yang akan melawan tim Laskar Uhang Kito (Kerinci). Akibat kekalahan dikandang sendiri ini, membuat squad Kota Jambi gagal menuju final, dan akan melakukan pertandingan untuk merebut kursi ke-3 yang akan menjamu squad Kabupaten Muaro Jambi.

Melihat tim asuhannya kalah, pelatih tim Kota Jambi Oktavianus tidak berkecil hati dan menerima hasil pertandingan. Ia menyebut tim asuhannya memiliki banyak peluang ketimbang Merangin, tetapi penyelesaian akhir yang masih kurang maksimal.

“Dari segi permainan keduanya seimbang, tapi tadi karna ada pemain belakang cidera dan diganti. Tapi karna pemain pengganti belum beradaptasi, peluang itu yang dimanfaatkan dari pemain Merangin,” ucapnya

Oktavianus juga mengapresiasi gol yang diciptakan Ridho. Menurutnya gol tersebut tidak bisa dilakukan oleh semua pemain.

Sementara itu, Pelatih Merangin Karno berhasrat untuk mempertahankan status juara bertahan dimiliki Merangin kembali dipertahankan musim ini.

Mengahdapi Kerinci di partai final nantinya, komposisi pemain sedikit mengalami perubahan akibat beberapa pemain Merangin, yang tak bisa bermain akibat akumulasi kartu.

“Untuk menghadapi Kerinci, kami memiliki pemain dengan kolektifitas dilini tengah, serta ketepatan umpan-umpan, itu yang kami andalkan nantinya,” tutur Karno.***

Kategori Olahraga

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.