Merebak Isu Pungli Bedah Rumah Di Mersam

Laporan Raden Soehoer

ILUSTRASI

INFOJAMBI.COM – Isu dugaan pungli bedah rumah di Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, yang diduga dilakukan  oleh oknum pegawai di Kantor Camat Mersam, ramai menjadi buah bibir Masyarakat.

Diwilayah Kecamatan Mersam tahun 2018 ini mendapat bantuan dari pemerintah sekitar 89 unit bedah rumah, dimana kabarnya, satu unit rumah, panitia meminta uang kepada warga penerima bantuan sekitar Rp 500 ribu.

“Katanya, bagi yang mendapat bantuan harus menyerahkan uang sebesar yang ditentukan. Sebab, menurut oknum pegawai itu kepada saya bahwa tidak ada bantuan diberikan secara gratis,” ujar sumber yang tidak ingin ditulis namanya.

Sumber menuturkan, alasan adanya pungutan tersebut, yakni dana Rp 500 ribu perunit bedah rumah akan digunakan untuk biaya pengimputan data ke pusat.

“Katanya, warga yang mendapat bantuan bedah rumah diminta menyerahkan dana senilai Rp 500 ribu”,sebut sumber yang dapat dipercaya ini.

Terpisah, camat Mersam, Sanusi saat dikonfirmasi pada acara Jambore PKK dihalaman gedung BSC Rabu (28/3/2018) membenarkan adanya isu pungutan liar (pungli) bedah rumah yang beredar di Kecamatan Mersam. Namun sampai saat ini isu tersebut belum bisa dibuktikan. Sebab, belum diketahui oknum yang melakukan pungli tersebut.

“Benar, isu pungli bedah rumah sudah menjadi buah bibir dikawasan Mersam. Namun, hingga kini belum ada bukti nyata terkait isu tersebut,”kata Sanusi Camat Mersam Kabupaten Batanghari.

Sanusi menegaskan, hal tersebut hanyalah isu belaka. Dirinya yakin tidak ada pungli bedah rumah di Kecamatan Mersam yang ia pimpin. “Silakan cek kelapangan, itu hanya sekedar isu. Kalaupun itu benar adanya, berarti oknum saya yang bermain,”kata Sanusi.

Sebelumnya, lanjut Sanusi, pihak Inspektorat sudah turun untuk menelusuri dugaan pungutan liar (pungli) bedah rumah tersebut. Bahkan, saat ini masih dalam proses pembuktian dugaan tersebut. “Iya, pihak Inspektorat Batanghari sudah turun kelapangan terkait adanya isu pungli bedah rumah tersebut,”tutupnya.

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Batanghari

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.