Miris… Cuma 25 Koperasi Aktif di Tanjabbar

KUALATUNGKAL – Mengejutkan. Dari 360 badan usaha yang tercatat di Dinas Koperindag dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Tanjabbar, 140 koperasi yang terdaftar terkesan “mati suri”. Mirisnya, hanya 25 yang aktif.

Dari 140 Koperasi itu, menurut Safriwan, Kadis Koperasi Tanjabbar, sudah dilakukan verifikasi oleh Kementrian Koperasi dan akan dibekukan, bahkan terancam dibubarkan.

“Pembubaran 140 koperasi itu, berdasarkan surat edaram yang dikeluarkan Kementerian Koperasi dan UKM‎ Pusat,” ujar Safriwan.

Pihak Dinas Koperasi dan UKM Tanjabbar tidak mempermasalahkan rekomendasi kementerian tersebut, justeru ikut men-support program-program dari pihak kementerian.

‎Kalau itu sudah keputusan pusat, pembubaran koperasi yang tidak aktif lebih bagus. Kalau dibiarkan bakal membebani.

“Yang ditargetkan bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas. Kalau kenyataan kualitasnya tidak memadai, lebih baik dibubarkan saja,” kata Syafriwan.

Meski mengaku telah menerima surat rekomendasi pembubaran dari kementerian, Syafriwan akan mencoba melakukan pembinaan terlebih dahulu. Pasalnya, dari 140 yang direkomendasikan pembubaran, 25 diantaranya belum bisa dibubarkan karena masih tersangkut administrasi.

“Beberapa koperasi masih memiliki tanggung jawab, seperti tunggakan hutang bank. Kalau dipaksa bubar, siapa yang menanggung hutang piutang itu,” jelas Syafriwan.

Syafriwan menyebutkan akan kembali menyarankan ke pihak kementerian, untuk sementara tidak membubarkan beberapa koperasi yang masih punya persoalan hutang.

Selain soal tunggakan pinjaman, ada koperasi yang baru menyampaikan laporan telah melaksanakan RAT. Laporan ini masuk sehari setelah surat kementrian diterima.

Laporan koperasi yang beru melaksanakan RAT sudah disampaikan ke provinsi, selanjutnya diteruskan ke pusat. (infojambi.com)

Laporan : Raini

Kategori Ekonomi dan Bisnis,Tanjung Jabung Barat

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.