Mobilitas Tinggi Biang Corona di Jambi Melonjak, Wiku: Seperti Tahun Sebelumnya

Editor: Rahmad

Wiku Adisasmito 

INFOJAMBI.COM – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik pada saat Lebaran 2021. Pasalnya, Indonesia masih berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Satgas mengerti bahwa mudik merupakan sarana pelepas rindu yang sangat dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Meski demikian, Satgas menimbang kembali risiko yang lebih besar, utamanya risiko kehilangan orang terdekat apabila memaksakan diri mudik dalam situasi pandemi seperti ini,” kata Wiku pada konferensi pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dikutip dari BeritaSatu.com, Jumat (30/4/2021). Kata Wiku, tradisi mudik merupakan cara menunjukkan kasih sayang kepada keluarga di kampung halaman. Namun, cara ini bukan satu-satunya apalagi pada situasi pandemi ini.

Menurut Wiku, cara bijaksana menunjukkan kasih sayang adalah melindungi sanak saudara, utamanya yang berusia lanjut dari risiko tertular Covid-19.

“Sekali lagi, Satgas sangat memahami keputusan untuk tidak mudik adalah keputusan berat. Tetapi Satgas optimistis masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang cukup dewasa dan mampu mengambil keputusan terbaik, untuk sama-sama melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar kita,” ujar Wiku.

Wiku memaparkan data keterkaitan mobilitas dan peningkatan kasus pada tiga provinsi selama 4 bulan terakhir, atau periode 1 Januari – 12 April 2021. Ketiga provinsi itu ialah Riau, Jambi dan Lampung.

“Ketiga provinsi ini menunjukkan tren peningkatan mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan, yang beriringan dengan tren peningkatan jumlah kasus aktif,” kata Wiku.

Lebih rinci, di Provinsi Riau menunjukkan kenaikan mobilitas penduduk sebesar 7%, diiringi kenaikan kasus aktif mingguan sebesar 71%.

Sementara di Jambi, kenaikan mobilitas penduduk sebesar 23% diiringi kenaikan kasus aktif mingguan 14%, sedangkan di Lampung, kenaikan mobilitas mencapai 33%, dan diiringi kenaikan jumlah kasus aktif mingguan sebesar 14%.

Wiku mengatakan, berdasarkan data tersebut, Satgas Covid-19 mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam bepergian, khususnya periode libur Idulfitri.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, periode libur Idulfitri berkaitan erat dengan mobilitas penduduk, karena adanya tradisi mudik di Indonesia,” ucapnya. ***

Kategori Kesehatan

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.