Nah…. Administrasi Beras Sejahtera Mengendap di Meja Bupati Kerinci

Beras untuk masyakarat miskin menumpuk di gudang Bulog

KERINCI — Sudah empat bulan penyaluran beras sejahtera (rastra) atau raskin di Kabupaten Kerinci belum disalurkan. Warga pun bertanya-tanya.

“Sejak Januari hingga akhir Maret 2017 raskin belum kami terima,” ujar Hendri, warga Siulak, Kerinci.

Menurut Hendri, tahun sebelumnya, bulan Februari raskin sudah bisa diterima. Beras murah itu sudah bisa ditebus di kantor desa di awal tahun.

Kasi Pelayanan Pelanggan (PP) Bulog Subdrive Kerinci, Armianto kepada INFOJAMBI MEDIA, Selasa (25/4), membenarkan pihaknya belum menyalurkan rastra itu. Alasanya, data alokasi penyaluran dari Pemkab Kerinci belum turun.

“Kami sudah siap menyalurkan, stok sudah tersedia. Sekarang menunggu Surat Penyaluran Alokasi atau SPA dari Pemda Kerinci. Tapi, kata pihak pemda, masih di meja Bupati,” jelas Armianto.

Di Kabupaten Kerinci, pagu beras rastra tahun 2016 sekitar 3.548 ton dengan penerima 19.715 jiwa. Tahun 2017, sekitar 3.193 ton dengan jumlah RTS-PM 17.744. jiwa.

Sementara itu, jumlah penerima rastra untuk Kota Sungaipenuh tahun 2017 menurun 2,5 persen, dari penyaluran rastra 2016 sekitar 584 ton per tahun, dengan jumlah 3.049 jiwa. Tahun ini jumlahnya sekitar 493 ton.

“Hanya dua kecamatan yang penerimanya bertambah, yakni Tanahkampung dan Sungaipenuh. Kecamatan lain berkurang,” jelas Armianto. (infojambi.com)

Laporan : Riko Pirmando

 

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.