Nasib Driver Taksi Online di Masa Covid-19

Penulis : M Hary Rofagil || Editor : Dora

Taksi online banyak mangkal (foto : agil)

INFOJAMBI.COM — Para sopir (driver) taksi online betul-betul dibuat pusing
oleh wabah virus corona di Jambi. Pendapatan mereka turun hingga 80 persen dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya dan keluarga betul-betul dibuat pusing oleh corona ini. Biasanya sebulan bisa dapat tiga sampai lima juta rupiah. Tapi sekarang rata-rata seminggu cuma 200 ribu dalam beberapa bulan ini,” ujar Hardi, seorang driver taksi online saat berbincang dengan infojambi.com, Selasa (30/6/2020).

Hardi memiliki warung di rumah. Penghasilannya ini masih belum cukup untuk membayar angsuran mobil 2,8 juta rupiah per bulan. Dia pun terpaksa mencari tambahan penghasilan dengan berjualan masker.

“Penghasilan taksi online dan warung juga masih belum cukup menutupi angsuran mobil. Caranya ya saya jualan masker buat tambah-tambah,” kata Hardi.

Tapi Hardi masih beruntung. Isterinya seorang PNS (pegawai negeri sipil). Kebutuhan keluarga dapat terpenuhi oleh gaji isterinya.

“Saya masih beruntung. Isteri saya PNS. Jadi untuk makan sekeluarga, belanja bulanan, dan yang lain isteri saya yang menutupi,” ujar Hardi.

Lain halnya Dendy. Sopir taksi online ini hanya mengandalkan penghasilan dari taksi online. Selain angsuran mobil yang baru dia ambil 2,5 juta rupiah per bulan, Dendy juga harus memenuhi kebutuhan lain keluarganya.

“Saya bergerak sendiri. Isteri saya sudah tidak bekerja. Apalagi anak saya baru lahir, otomatis biaya jadi bertambah,” ujar Dendy.

Menurut Dendy, penghasilannya menurun hingga 70 persen sejak dua bulan terakhir.

“Kalau dihitung, penghasilan saya menurun kira-kira 70 persen dari biasanya. Itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Dendy.

Untuk sementara, Dendy dapat bertahan karena mendapat penangguhan angsuran mobil selama beberapa bulan dari pihak leasing.

“Sekarang saya dan keluarga masih bisa bertahan lantaran ada penangguhan angsuran beberapa bulan dari leasing. Mudah-mudahan wabah corona ini cepat berlalu,” ujar Dendy. ***

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.