Nekat Mencuri Motor, Seorang Wanita Dibekuk Polisi

Laporan Jefrizal

Tersangka HP saat diintrogasi aparat kepolisian.

INFOJAMBI.COM – Akibat tak memiliki pekerjaan tetap dan terbiasa hidup mewah, seorang wanita, HP (22) warga Kota Padang Sumatera Barat, nekat melakukan pencurian sepeda motor.

HP berhasil ditangkap setelah aparat kepolisian mencium keberadaan pelaku, akhirnya ditangkap saat akan melarikan diri ke Kota Padang.

Dari data pihak kepolisian, ada tiga lokasi pencurian dan penggelapan yang dilakukan HP. Pertama TKP di sebuah kos-kosan dekat SMAN 1 Merangin, pelaku mencuri sepeda motor milik penghuni kosan dan dijual seharga Rp 4.5 juta.

TKP kedua, pelaku mencuri sebuah Hendpone milik rumah makan Dewi, dijual di salah satu conter hendpone di Kelurahan Pasar Atas, Bangko.

Terakhir pelaku melarikan sepeda motor milik penghuni kosan yang ada dilingkungan IBRD, Kelurahan Pematang Kandis. Sepeda motor kemudian pelaku jual kepada seseorang yang ada di depan Rina Mini Market, Bangko.

Uang hasil curian digunakan pelaku untuk berpoya-poya, bahkan pelaku kerap berpindah-pindah kosan untuk mencari sasaran pencuriannya, terakhir usai menjual sepeda motor, pelaku menginap di hotel Suslinda.

Ternyata pelaku HP, mengetahui dirinya dicari aparat kepolisian, dia mencoba melarikan diri ke kampung halamannya menumpang mobil travel. Namun, upaya pelariannya sia-sia, terhentik karena aparat kepolisian lebih sigap menangkap pelaku di jalan lintas Sumatera, tepatnya di Kecamatan Tabir Lintas, selanjutnya pelaku HP bersama barang bukti langsung di bawa ke Polres Merangin.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya, melalui Kasat Reskrim, AKP Sandi Mutaqqin, membenarkan, anggotanya telah mengamankan pelaku pencurian dan penggelapan, berinisial HP.

“Pelaku seorang wanita, pelaku ini sudah berulang-ulang kali melakukan aksi pencurian dan penggelapan di Kota Bangko. Guna menghilangkan jejaknya, pelaku sering berpindah-pindah tempat tinggal tegas AKP Sandi, Rabu(25/7/2018).

Kasat Reskrim juga mengatakan, saat ini anggotanya masih melakukan intrograsi terhadap tersangka, apakah kemungkinan masih ada TKP lain atau tidak, tersangka dalam melakukan aksi tindak kriminal.

“Kasus ini masih terus kita kembangkan, soalnya pelaku mengakui jika sering melakukan aksinya di Kota Bangko,” pungkas AKP Sandi.***

Editor : M Asrori S

Kategori Hukrim

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.