Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:39

Nelayan Belum Ditemukan, Ini Upaya Camat dan Basarnas…..

Tim pencari nelayan yang tenggelam sebelum turun ke lokasi (foto : willy)

INFOJAMBI.COM — Upaya pencarian sejumlah nelayan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang tenggelam dihantam badai, Jumat (12/1/2018) sore, hingga hari ini terus dilakukan.

Tim Basarnas dari Provinsi Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sudah berada di Nipah Panjang dan sedang menyisir semua dugaan lokasi para nelayan itu tenggelam.

Pencarian dilakukan di sekitar Sungai Jambat, Kecamatan Sadu. Tanjabtim untuk memastikan kondisi Darno, seorang nelayan yang dikabarkan terdampar bersama pompongnya (kapal).

Sementara itu, Sukri, nelayan lain yang juga jadi korban, ditemukan selamat. Namun Sukri harus merelakan pompongnnya hancur berkeping-keping diterjang gelombang dan angin badai.

Camat Nipah Panjang, Kamaruddin, turut serta dalam pencarian bersama Tim Basarnas. “Pak Sukri Alhamdulillah selamat. Kalau Pak Darno, menurut Pak Sukri, kapalnya terkandas. Kami akan cek ke lokasi sekaligus mencari nelayan lainnya,” jelas Kamaruddin.

Jumlah pasti nelayan yang hilang masih simpang siur. Namun dari pengakuan Sukri, ada empat nelayan dalam satu kapal yang nasibnya mengkhawatirkan.

Mereka adalah nelayan Kapal Motor (KM) Kasmawati, terdiri dari Kasiman sebagai nakhoda, Ridwan (ABK), Johan Asattar (ABK) dan Loppo (ABK).

“Kemungkinan masih ada kapal nelayan lain yang dihantam badai juga sangat terbuka. Semoga saja tidak bertambah,” harap camat.

Saudara ipar Johan Asattar yang juga ketua RT di Parit Bom, Hasan Talib, kepada infojambi.com menjelaskan, isteri Johan sejak semalam terus menangis. Dia syok memikirkan nasib suaminya yang belum ada kejelasan.

Menurut Hasan Talib, jika benar Darno ditemukan selamat, akan sangat membantu proses pencarian korban lain. “Kalau Pak Darno selamat, insya Allah agak mudah mencari yang lain karena beliau itu tekong (kapten) juga,” terangnya.

Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabtim seyogyanya juga turun membantu. Namun Sektetaris BPBD Tanjabtim, Heri Nazaruddin, mengaku belum dapat informasi tentang musibah itu.

“Belum ada laporan yang masuk,” ucap Heri singkat ketika dikonfirmasi, sementara Camat Kamaruddin menyatakan sudah meneruskan informasi musibah tersebut melalui grup Whatsapp Merakyat yang beranggotakan OPD Tanjabtim.

BERITA TERKAIT : Sejumlah Kapal Nelayan Dikabarkan Tenggelam Dihantam Badai

Berbagai informasi yang dikumpulkan infojambi.com menyebutkan, Sabtu (13/1/2018) pagi tim kecamatan berkoordinasi dengan Basarnas, guna menentukan langkah efektif menemukan para nelayan yang jadi korban hantaman badai.

Soal informasi tentang seorang nelayan, Ridwan, masih simpang siur. Ada yang mengatakan Ridwan sudah pulang ke rumah di Nipah Panjang. Kabar itu sama sekali tidak benar, karena sudah dicek langsung oleh camat ke rumahnya. (Willy Bronson — Tanjung Jabung Timur)


Kategori Lensa

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.