Minggu, 16 Desember 2018 | 00:21

Netralitas TNI Harga Mati

Penulis : Tim Liputan
Editor : Dora

INFOJAMBI.COM — Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) berada di posisi netral dalam pelaksanaan pemilihan umum (pemilu), tidak bisa ditawar lagi. Sudah harga mati.

Pernyataan sikap TNI itu ditunjukkan dengan memasang spanduk di sejumlah titik, di Kabupaten Tanjab Barat dan Tanjab Timur. Pemasangan spanduk melibatkan koramil.

Dalam spanduk tersebut, TNI mengajak masyarakat menjadikan Pemilu 2019 yang aman dan damai. “Pilihan boleh berbeda tetapi kedamaian tetap terjaga”, tulis salah satu spanduk.

Dandim 0419/Tanjab, Letkol Inf M Arry Yudistira menegaskan bahwa TNI di Kabupaten Tanjab Barat dan Tanjab Timur akan netral dan tetap menjaga kedamaian.

“Pemasangan spanduk ini merupakan bentuk kecintaan TNI terhadap keutuhan NKRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Arry, Sabtu (17/11/2018).

Menurut Dandim, sesuai perintah dan penekanan dari Komando Atas, netralitas TNI dan PNS harus dijalankan, dari prajurit di wilayah teritorial paling bawah yaitu kodim dan koramil.

“Untuk itu, baik makodim maupun makoramil, saya perintahkan memasang spanduk Netralitas TNI Harga Mati, di depan satuan maupun di tempat-tempat strategis sekitar satuan,” katanya.

Arry menjelaskan, netralitas TNI tertuang dalam UU momor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Salah satunya tidak berpihak, tidak ikut politik praktis. Netralitas adalah wujud nyata yang dipegang teguh setiap prajurit TNI.

“Bagi TNI dan PNS, jika larangan itu tidak diindahkan,mereka yang terlibat dalam politik praktis diancam pidana satu tahun penjara, dan denda paling besar Rp 12 juta,” tegas perwira melati dua ini.***


Kategori Politik

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.