Minggu, 21 Oktober 2018 | 21:49

Oknum ASN Batanghari Ancam Bunuh Wartawan

Laporan Raden Soehoer

INFOJAMBI.COM – Salah satu oknum ASN Batanghari berinisial SA bertindak kurang menyenangkan terhadap salah seorang wartawan.

Pasalnya, sekitar pukul 11.30 wib, Jum’at (21/9/2018) di Kantor Camat Maro Sebo Ulu (MSU), oknum ASN tersebut mengancam salah seorang wartawan Sorot Jambi bernama Sunan Meriyanto dengan ancaman akan membunuh dan mematahkan leher Sunan.

Pantauan di lapangan, awalnya Sunan bersama rekannya Achy mendatangi kantor Camat Maro Sebo Ulu dengan tujuan menyambangi Camat MSU, Salman, S.Pd. Setibanya di depan Kantor Camat, Oknum ASN berinisial SA tengah duduk di kursi panjang yang terletak di samping kiri pintu masuk.

Ketika Achy memasuki kantor dan mendekati SA dengan maksud untuk bertanya keberadaan Camat MSU.

SA pun mengatakan bahwasanya Camat tengah di dalam ruangannya, saat Achy hendak menemui Camat, Sunan berdiri sambil menelpon seseorang. Setelah itu Camat menuju kursi yang berhadapan dengan kursi dimana SA duduk. Achy pun mendekati Camat sambil berbincang- bincang, sementara Sunan duduk disamping SA.

Saat itu SA memulai percakapan dengan mengatakan kepada Camat bahwa Sunan tidak bisa dijadikan teman. “Pak, dio ni dak tau bekawan. Macam mano lagi dekat dengan sayo, tetap sayo diberitakannyo jugo, Sunan sekok faisal sekok,”kata SA.

Saat itu, Salman, Achy dan Sunan hanya terdiam karena omongan SA merupakan bahan untuk bercanda saja. Namun, ternyata tak sampai disitu, SA kembali mengatakan kepada Sunan. “Eloknyo batang lehernyo ko dipituk (dipatahi), biak tau raso. Karena dak tau bekawan,” katanya dengan muka penuh dendam.

Selanjutnya, SA mendekati Sunan. Sambil memegang leher Sunan, SA berceloteh ” Kau kubunuh,”katanya.

Tak hanya sekali itu, SA kembali melakukan hal yang sama sembari memegang bagian dagu Sunan dan mengatakan hal yang sama yakni mengancam akan membunuh. “Melawan kau, berani pulak kau datang kesini,”kata SA.

Saat itu, Achy tengah mencoba melerai dengan mengatakan “Sudah bang, Sunan ke sini sayo yang bawa, sayo yang ngajak. Jangan macam itu, kagek panjang urusannyo,”ujar Achy.

Dan Camat MSU langsung mendekati Sunan dan membawa Sunan menuju parkiran dengan maksud agar tidak terjadi perkelahian.

Tak hanya Camat saja, saat kejadian juga disaksikan salah satu staf Camat MSU.

Saat ini Sunan mengaku sangat terkejut dan merasa dirinya sangat terancam. ” Iyo sayo diancam, dio nyekek leher sayo. Bilang mau bunuh jugo.

Wartawan yang tergabung dalam organisasi Aliansi Jurnalis Batanghari (AJB) saat melapor ke pihak kepolisian (foto Raden Soehoer)

Wartawan Yang Diancam Dibunuh Melapor Ke Polres Batanghari

Sementara sekitar pukul 15.00 Wib Jumat (21/9/2018) sejumlah wartawan yang tergabung dalam organisasi Aliansi Jurnalis Batanghari (AJB) mendampingi Sunan Meriyanto (korban), melaporkan kejadian pengancaman pembunuhan oleh Oknum ASN yang bertugas di kantor Camat Maro Sebo Ulu Batanghari berinisial SA.

Laporan tindak kekerasan dengan ancaman serta mencekik leher korban, diterima dengan baik oleh pihak Polres Batanghari. Sunan wartawan Sorot Jambi tersebut memberikan laporan yang langsung didampingi Achy selaku saksi mata pada kejadian itu.

Diduga kuat SA dendam dengan Sunan karena setahun yang lalu ada pemberitaan menyangkut SA kasus perselingkuhan yang ditangkap di Jambi dengan kekasih gelapnya. SA mengira Sunan, yang sudah lama kenal dengan dirinya tega memberitakan kasus perselingkuhannya tersebut.

Padahal menurut pengakuan Sunan, bukan hanya medianya saja yang memberitakan kejadian itu. Tertangkapnya SA bersama selingkuhan di hotel kelas melati di kawasan Pasar Jambi beritanya malah Nasional. “Mungkin dio masih dendam gara gara berita itu. Padahal beritanyo nasional bukan media sayo bae yang terbit,”kata Sunan.

Saat ini Sunan bersama Achy selaku saksi dalam kejadian itu masih memberikan keterangan kepada penyidik Polres Batanghari.***

Editor Wahyu Nugroho


Kategori Batanghari

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.