Over Kapasitas, Penghuni Lapas Muarabulian Tidur Berdesakan 

Penulis : Raden Soehoer || Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) KLS II B Muarabulian, terpaksa tidur berdesakan. Pasalnya jumlah Napi dan tahanan saat ini over kapasitas. Sementara bangunan gedung lapas masih menggunakan gedung yang lama. Pihak Lapas mengakui, hingga kini belum ada kabar gedung tersebut akan direhab.

Sementara untuk daya tampung gedung lapas saat ini hanya bisa menampung 153 warga binaan, namun, berdasarkan data yang diperoleh menyebutkan, warga binaan lapas saat ini dua kali lipat jumlahnya, yakni mencapai 323 penghuni.

“Warga binaan over kapasitas, data yang ada sekitar 323 orang. Penghuni lapas dominannya kasus Narkoba,” kata Kalapas Klas IIB Muarabulian, Dwi Santosa Kamis (5/3/2020).

Untuk warga binaan kasus Narkoba yang dominan, harusnya pelaku atau pengedar bandar saja yang di Lapas. Sedangkan pemakai narkoba seyogyanya direhabilitasi.
“Meningkatnya angka penghuni lapas saat ini karena banyaknya kasus Narkoba yang masuk. Mungkin jika dipilah pelaku dan pemakai, tidak over kapasitas. Namun yang terjadi saat ini pemakai narkoba tidak direhab, meraka juga menjadi penghuni lapas menjelang hukuman selesai,” ungkap Dwi.

Disinggung apakah sudah pernah diajukan pembangunan gedung baru atau rehab gedung? Kalapas menegaskan bahwa, pengajuan rehab gedung sudah pernah mereka dilakukan, namun hingga kini belum ada kabar terkait hal tersebut.

“Hingga kini belum ada kabar terkait rehab gedung lapas. Over Kapasitas membuat para penghuni lapas terpaksa tidur berdesak desakan. Semoga saja kedepan ada kabar baik gedung direhab. Jika direhab, pastinya ruang lebih luas dan nyaman,” tutupnya.***

Kategori Batanghari

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.