Selasa, 26 Maret 2019 | 11:46

Pangdam Sriwijaya Minta Prajurit TNI Segera Bantu Korban Tsunami

Penulis : Tim Liputan
Editor : DoRa

INFOJAMBI.COM — Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan tadi malam bertemu Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, di Makodim Lampung Selatan, Lampung. Pangdam mengunjungi pula lokasi pengungsian korban tsunami, di Aula Kodim 0421 Lampung Selatan.

Turun ke lokasi bencana, Pangdam minta seluruh jajarannya di wilayah Lampung segera membantu korban terdampak tsunami. “Saya ingin lihat kondisi korban di Kodim. Saya juga ingin lihat korban di rumah sakit dan lokasi tsunami,” ujar Pangdam.


Menurut Pangdam, seluruh anggota TNI di bawah Korem 043/Garuda Hitam siap membantu para korban di pengungsian atau posko lainnya, serta membantu evakuasi atau membersihkan puing-puing di lokasi tsunami.

Selain membantu para korban di pengungsian dan lokasi kejadian, anggota TNI akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengungsi di tenda atau posko lainnya.

“Jadi tugas TNI banyak sekali, yang pasti semuanya hanya untuk masyarakat,” kata Pangdam.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, Pangdam melakukan koordinasi, membahas tindakan tanggap darurat dan pelayanan terhadap para pengungsi akibat gelombang pasang air laut.

Koordinasi dilakukan di Kodim 0421, Kalianda, Lampung Selatan, Ahad (23/12/2018) malam. Hadir juga Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Erwin Djatniko, Plt Bupati Lampung Selatan, GM PLN Distribusi Lampung Juwita Indah, dan perwakilan Basarnas.

Gubernur Ridho menjelaskan, Pemprov Lampung telah melakukan upaya tanggap darurat dan pelayanan kepada para pengungsi, seperti persediaan makanan, perlengkapan tidur, obat, dan kebutuhan keseharian lainya.

Selain itu, Pemprov Lampung melalui RSUD Abdul Moeloek juga melakukan pergerakan dalam membantu RSUD Kalianda. Pemprov menggerakkan mobil rumah sakit untuk menjangkau daerah tertentu, lengkap dengan dokter dan obat-obatan, serta menggerakkan Satpol PP guna mendukung prajurit TNI mengamankan masyarakat.

Panglima Mayjen Irwan menjelaskan, pihaknya telah menyiagakan sekitar 500 prajurit. Nanti akan ditambah pasukan jika dibutuhkan. Selain itu, disiapkan bantuan makanan sekitar seribu kotak biskuit dan roti serta pakaian untuk para korban dan pengungsi.

GM PLN Distribusi Lampung, Juwita Indah, menjelaskan, akibat gelombang pasang air laut tersebut 30 gardu PLN mengalami kerusakan. Pihak PLN telah melakukan penyisiran di setiap titik kerusakan.

“Dari penyisiran itu, sudah diperbaiki sembilan gardu. Perbaikan kami lakukan bertahap,” jelas Juwita. ***

Kategori Nasional

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.