Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim, Gubernur Jambi Minta Manajemen Kaji Ulang Target Rampung

Gubernur Jambi, Al Haris, menegecek progres pembangunan Sekolah Rakyat, di Desa Suka Maju, Geragai, Tanjung Jabung Timur, Rabu.

Reporter: NST | Editor: Admin
Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim, Gubernur Jambi Minta Manajemen Kaji Ulang Target Rampung
Gubernur Jambi, Al Haris, menegecek progres pembangunan Sekolah Rakyat, di Desa Suka Maju, Geragai, Tanjung Jabung Timur, Rabu | foto : nst

INFOJAMBI.COM — Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dilaporkan telah menyentuh angka sekitar 70 persen. 

Capaian fisik tersebut diketahui saat Gubernur Jambi, Al Haris, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek, Rabu (3/6/2026). Meski menunjukkan tren positif, jalannya proyek prestisius ini sempat menghadapi tantangan cukup besar di tahap awal. 

Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52

Kondisi lahan yang berupa area rawa membutuhkan proses pematangan tanah dengan durasi waktu jauh lebih lama sebelum konstruksi fisik dimulai. Guna mengejar ketertinggalan, pelaksana proyek diminta segera mempercepat ritme pekerjaan. 

Langkah akselerasi ini sangat krusial, agar bangunan sekolah dapat langsung difungsikan menjelang penerimaan peserta didik baru. Program Sekolah Rakyat adalah salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. 

Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim

“Fokus utamanya memfasilitasi anak-anak di wilayah terpencil, terutama dari keluarga kurang mampu. Kita ingin anak-anak cerdas, berakhlak, berkemampuan luar biasa. Sebagai rakyat Jambi, saya bangga pemerintah memikirkan pendidikan anak-anak bisa sampai ke desa terpencil. Apalagi ini untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu,” kata Al Haris.

Melihat kondisi riil di lapangan, target penyelesaian pembangunan yang dijadwalkan 20 Juni 2026, perlu dikaji kembali secara mendalam. Pertimbangan ini rasional, dilakukan mengingat sisa volume pekerjaan yang harus diselesaikan cukup banyak.

Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang

Al Haris minta seluruh jajaran pelaksana proyek bekerja lebih optimal. Namun, percepatan durasi kerja sama sekali tidak mengabaikan standar kualitas mutu bangunan.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Gubernur Jambi siap melayangkan surat resmi ke kementerian terkait. Surat ditujukan untuk meminta pertimbangan mengenai opsi perpanjangan waktu pengerjaan demi hasil bangunan yang maksimal.

“Waktunya singkat, 20 Juni, saat ini progresnya 70 persen. Kita berharap waktunya dikaji lagi untuk dipertimbangkan. Saya siap mengirim surat ke Menteri. Kita tidak ingin ketika belum selesai gedung ini dipaksakan, lalu ada dampak-dampak yang muncul. Kita ingin hasil kerjanya bagus,” tegas Al Haris.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah merumuskan sejumlah skema langkah antisipasi secara taktis. Upaya ini dilakukan agar roda proses belajar mengajar tetap dapat dimulai serentak sesuai jadwal tahun ajaran baru.

Al Haris mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah intensif melakukan koordinasi lintas instansi di daerah. Fokusnya mencari gedung dinas atau fasilitas publik lainnya yang layak pakai di kawasan Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Fasilitas gedung pengganti nantinya diproyeksikan sebagai lokasi belajar mengajar sementara bagi para siswa baru. Opsi darurat ini diambil agar pendidikan tidak tertunda, sembari menunggu pembangunan fisik Sekolah Rakyat tuntas 100 persen. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya