Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Tebo Meninggal Dunia, Begini Riwayatnya….

Penulis : Tim Liputan || Editor : Doddi Irawan

INFOJAMBI.COM — Seorang pasien dalam pengawasan tim medis, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Sultan Taha Saifuddin, Tebo, Selasa (14/4/2020).

Pasien berinisial HS (65) itu meninggal dunia sebelum sempat dilakukan uji swab. Namun dari hasil rapid tes, warga Marosebo, Kabupaten Batanghari hasilnya negatif.

HS awalnya sudah masuk daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kasus coronavirus disease 2019 (covid-19). Dia memiliki penyakit asma sejak lama dan perokok.

Sebelum dirawat di RSUD STS Tebo, Februari lalu HS sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Kabupaten Batanghari. HS didiagnosa mengalami infeksi paru-paru.

Setelah itu HS menjalani perawatan secara mandiri di rumahnya. Dalam masa itu dia pernah kontak langsung dengan keluarganya yang datang dari Lampung.

HS kemudian dibawa ke kampung isterinya, di Desa Pelayang, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo untuk berkebun. Namun tak lama kemudian batuknya semakin parah.

HS lantas dibawa ke RSUD STS, Senin (13/4/2020). Sehari di rumah sakit, HS meninggal dunia.

Kepala Bagian Umum RSUD STS Tebo, dr Pinasa Haloho menyebutkan, sebelum dirawat HS sudah menjalani rapid tes. Hasilnya negatif.

HS dimakamkan di Desa Pelayang, Tebo. Lantaran masuk kategori PDP, pemakaman dilakukan sesuai protokol penanganan pasien covid-19.

Pemakaman dipimpin oleh Kapolres Tebo, AKBP Abdul Hafidz. Sementara itu penggalian makam sebagian besar dilakukan oleh anggota Polres Tebo. ***

Kategori Kesehatan,Tebo

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.