Pedagang Asongan Dilarang Jualan di Area RSUD Sarolangun

RSUD HM Chatib Quzwain Sarolangun

SAROLANGUN — Pihak RSUD HM Chatib Quswain kembali menertibkan pedagang asongan yang berjualan di area rumah sakit itu. Pasalnya, banyak pasien komplain, terkait keberadaan para pedagang mengganggu ketenangan dan kenyamanan pasien saat dirawat.

Selain itu, maraknya para pedagang asongan juga mengganggu para perawat yang bekerja, seperti saat mendorong pasien menggunakan kursi roda.

Kabid Pelayanan Medik RSUD Sarolangun, dr Bambang Hermanto, melalui Kasi Pelayanan Sulistio Rini, Senin(22/5), membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pihaknya baru saja melakukan penertiban pedagang asongan yang berjualan di dalam area RSUD Sarolangun.

“Baru saja kami lakukan penertiban lagi. Mulai Mei ini pedagang asongan tidak boleh lagi berjualan di dalam area rumah sakit, terutama pedagang rokok. Mereka sangat mengganggu ketenangan pasien dan kerja pihak RSUD,” kata Rini.

Alasan pihak rumah sakit sangat jelas mengambil tindakan tersebut. Selama ini di sepanjang kiri kanan jalan dalam area RSUD sudah ada yang berjualan.

“Jika ada keluarga pasien yang perlu sesuatu, seperti makanan atau minuman kecil, dipersilahkan membeli di kantin rumah sakit atau toko- toko di depan rumah sakit. Bisa juga membawa dari luar rumah sakit,” papar Rini.

Agus, seorang keluarga pasien yang dirawat sangat setuju dengan penertiban tersebut. Ia juga merasa terganggu oleh banyaknya para pedagang yang berjualan itu.

“Secara pribadi saya setuju dengan tindakan pihak rumah sakit melakukan penertiban. Kami berharap kedepan tidak ada lagi pedagang asongan berjualan di dalam area RSUD Sarolangun,” tandas Agus. [infojambi.com]

Laporan : Rudy Ichwan

 

Kategori Kesehatan

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.