Peduli Ekosistem Jajaran Polres Tanjab Barat Tanam 2001 Bibit Mangrove

Penulis : Tim Liputan || Editor : M Asrori S

Kawasan mangrove di bibir Sungai Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

INFOJAMBI.COM – Polres Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanja Barat), peduli terhadap ekosistem Mangrove. Buktinya, Selala yang lalu, Polres Tanjabbar melakukan penataan ekosistem mangrove menanam 2.001 bibit mangrove di bibir Sungai Pengabuan.

Langkah ini sebagai bentuk kepedulian Polres Tanjab Barat, terhadap lingkungan pesisir dan mendukung penataan ekosistem mangrove dalam melindungi kawasan hidrologi gambut guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan mencegah abrasi.

Kapolres Tanja Barat, AKBP Guntur Saputro, mengatakan, penanaman pohon mangrove tersebut dilakukan untuk menjaga ekosistem mangrove. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap ekosistem di bantaran Sungai Pengabuan.

“Melindungi kawasan Hidrologi gambut dalam rangka cegah Karhutla dan cegah erosi maupun Abrasi di Sungai Pengabuan,” katanya, Selasa (09/03/2021).

Manfaat penanaman mangrove itu diyakini dapat mencegah intrusi air laut. Kemudian mencegah erosi dan abrasi pantai.

“Sebagai pencegah dan penyaring alami,” ujar Kapolres.

Dikatakannya, mangrove berperan sebagai tempat hidup dan sumber makanan, bagi beberapa jenis satwa.

“Berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir,” jelasnya.

Perintahkan Presiden Jokowi kepada badan restorasi gambut dan mangrove, agar lebih fokus pada kawasan hidrologi gambut serta memastikan permukaaan air tanah tetap terjaga dalam kondisi yang tinggi.

“Jajaran Kapolres Tanjab Barat, dikesempatan sekarang ini menanam bibit pohon Mangrove sebanyak 2.001 bibit, ” ungkapnya.

Tak hanya menanam mangrove, jajaran Polres Tanjab Barat juga membersihkan sampah yang tersebar di seputaran aliran Sungai Pengabuan.

“Kita minta masyarakat juga ikut menjaga lingkungan,” tegas Kapolres.

Kapolres Guntur Saputro juga mengimbau masyarakat yang tinggal di seputar aliran Sungai Pengabuan, untuk tetap waspada terkait pasang dan surut air. Yang paling penting, tidak membuang sampah sembarang di sungai.***

Kategori Uncategorized

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.