Selasa, 26 Maret 2019 | 09:40

Pemasaran Kayu Manis Koerintji di Belgia Diolah Menjadi Roti dan Coklat

PENULIS : RHOMI EFENDI
EDITOR : DORA

 

INFOJAMBI.COM — Kabupaten Kerinci juga terkenal dengan primadona rempah dunia melalui cassiavera (kayu manis). Hingga saat ini tanah surga ini pun juga menjadi salah satu pusat produk hortikultura untuk daerah-daerah sekitarnya.


Saat ini kayu manis asli Kerinci ternyata menjadi komoditi unggulan yang diekspor ke negeri Paman Sam dan Belgia yang menjadi negara eksportir terbesar untuk jenis cassiavera.

Melihat peluang tersebut, saat ini Pemerintah Kabupaten Kerinci sedang menjajaki kerjasama dengan PT EKI, tentang pengembangan dan perdagangan kayu manis yang difasilitasi Dewan Rempah Indonesia. Nanti hasil olahannya bisa diekspor ke luar negeri, seperti Belgia.

Bupati Kerinci, Adirozal, mengatakan, Kabupaten Kerinci memiliki luas wilayah 380.850 hektare dengan lahan budidaya seluas 49,6 persen, atau setara 189.027,7 hekatre. Jumlah penduduknya 229.387 jiwa, dimana 75 persen penduduknya hidup dari sektor pertanian.

Adirozal

Kabupaten Kerinci yang terletak di Provinsi Jambi, merupakan lokasi terbaik di dunia sebagai penghasil kayu manis dengan kualitas PH tertinggi, yakni mencapai angka 4.8 pH dengan produk olahan seperti bubuk, minyak atsiri dan stick (peracik kopi dan teh).

“Produk olahan ini dipasarkan ke mancanegara dikenal dengan Koerintji Cinnamon,” beber Adirozal.

Melihat peluang yang sangat besar tersebut, Pemkab Kerinci berusaha keras agar kerjasama dengan PT EKI terwujud. Hal ini bertujuan agar ekonomi masyarakat Kerinci, khususnya petani bisa meningkat. “Jika sudah kerjasama, tentunya kulit manis warga akan dibeli dengan harga mahal, karena akan dibawa PT EKI untuk ekspor ke luar negeri diolah menjadi berbagai produk,” jelas Adirozal. ***

Kategori Kerinci

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.