Pemkot Jambi Apresisi PT Semen Baturaja Bangun Cement Mill

INFOJAMBI.COM — Upaya Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME membangun kota Jambi sejajar dengan kota-kota besar lainnya patut mendapat apresiasi.

Sebagai peraih anugerah Attractiveness Award (IAA) 2017 untuk kategori Kota Potensial Investasi dari Majalah termuka Tempo serta Local Government Capacity for Business Awards sebagai Kota Kondusif Investasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG), Kota Jambi kini terus menjadi rebutan investor.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, peluang investasi dengan iklim yang kondusif, daya beli masyarakat yang tinggi, serta proses perizinan yang semakin mudah itu turut menjadi daya tarik tersendiri.

Setelah sebelumnya banyak investor yang menanamkan modal di bidang pusat perbelanjaan dan perhotelan, kini giliran penyedia bahan bangunan, produsen semen besar di Indonesia, PT Semen Baturaja (persero) Tbk turut menapaki Kota Jambi.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang industri semen itu akan segera merealisasikan investasi besarnya dalam waktu dekat ini.

Hal tersebut mengemuka saat managemen PT Semen Baturaja menyampaikan eksposnya, di ruang rapat utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (18/1/2018).

Rencananya di Kelurahan Tanjung Johor Kecamatan Pelayangan, Seberang Kota Jambi akan menjadi lokasi dibangunnya cement mill dan packing plant PT Semen Baturaja.

Rencana ini disambut baik Pemerintah Kota Jambi. Rd Erwansyah, Asisten II Setda Kota Jambi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi PT Semen Baturaja untuk membangun Cement Mill dan Packing Plant di Kota Jambi.

Dengan dibangunnya Cement Mill dan packing Plant ini akan memudahkan masyarakat Kota Jambi memperoleh semen Baturaja. Nanti bukan hanya memenuhi kebutuhan Kota dan Provinsi Jambi, tapi juga Riau dan Kepulauan Riau.

Kota Jambi dipilih PT Semen Baturaja bukan tanpa alasan. Kota Jambi memiliki prospek pertumbuhan ekonomi sangat baik. Tahun 2017 peningkatan pertumbuhan ekonominya 6,81. Angka tersebut di atas rata-rata nasional. Peningkatan dari tahun sebelumnya 1,23 persen.

“Ini menggairahkan. Tidak salah Semen Baturaja memilih Kota Jambi,” imbuhnya.

Kota Jambi juga sangat diuntungkan dengan adanya investasi ini. Yang jelas penyerapan tenaga kerja lokal yang cukup besar.

Sementara itu, Amrullah, Direktur Umum dan SDM PT Semen Baturaja mengatakan, PT Semen Baturaja mempunyai program jangka panjang untuk mengembangkan industri semen di Provinsi Jambi. Mulai dari hulunya di Sarolangun hingga muaranya di Kota Jambi.

“Di Kota Jambilah pusat kami mendistribusikan produk ini,” katanya.

Sekarang produk ini untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Jambi, namun setelah dibangun pabrik di Sarolangun, Provinsi Jambi menjadi sentral PT Baturaja untuk membawa produk keluar, bahkan ekspor.

“Jangka pendeknya kami bangun packing plant dan cement mill. Target kami akhir 2018 selesai,” katanya.

Awal 2019, di proyeksikan produksi Semen Baturaja sudah bisa lahir dari Kota Jambi. Lokasinya di pinggir sungai, di Kelurahan Tanjung Johor.

Dengan adanya ini diharapkan kebutuhan semen di Sumbagsel, Sumbagteng dan ekspor bisa terpenuhi. Itu target jangka panjang. Target jangka pendeknya merebut pasar Provinsi Jambi.

Provinsi Jambi merupakan salah satu proyek strategis nasional. Ada jalur tol dan jalur rel kereta api. Ini sudah dikaji.

Kapasitas pabrik semen di Tanjung Johor nanti sebesar 350 ribu ton per tahun. Paling tidak bisa merebut 40 persen market Provinsi Jambi.

Amrullah sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota Jambi, telah menyambut baik keberadaan PT Semen Baturaja di Kota Jambi.

“Dari ekspose, audiensi, bapak Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Jambi sangat menyambut baik,” pungkasnya. (MON)

 

Kategori Kota Jambi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.