Pemprov Jambi dan Serikat Buruh Bagikan Sembako

Penulis : Sapra Wintani || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM — Gubernur Jambi, H Fachrori Umar mengemukakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak buruh yang dirumahkan. untuk itu aksi solidaritas kemanusiaan perlu ditingkatkan.

“Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan perhatian kepada buruh,” kata Fachrori pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), di Lapangan Parkir Merah, Kantor Gubernur Jambi, Jum’at (1/5/2020).

Hari Buruh Internasional tingkat Provinsi Jambi ini diperingati berbeda dari biasanya, hanya dihadiri perwakilan saja, karena masih dalam kondisi pandemi covid-19.

Sejalan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Fachrori memberi apresiasi yang besar kepada para buruh. Mereka telah mengikuti imbauan pemerintah tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan covid-19.

“Setiap tahun diperingati dengan berbagai kegiatan dan aksi damai, tapi kali ini dialihkan dengan kegiatan bhakti sosial,” ujar Fachrori.

Fachrori menjelaskan, pembangunan ketenagakerjaan mempunyai banyak dimensi dan keterkaitan, tidak hanya dengan kepentingan tenaga kerja selama, sebelum dan sesudah kerja, tetapi juga keterkaitan dengan kepentingan pengusaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Di sini peran pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan pembinaan, mengarahkan, membuat regulasi dan peraturan yang menyeimbangkan aspek perlindungan tenaga kerja di wilayahnya, juga kelangsungan usaha,” jelas Fachrori.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, banyak pekerja/buruh yang terdampak covid-19. Periode 30 April 2019 – 2020, terdapat 4.356 orang yang dirumahkan dan 19 orang di-PHK dari beberapa perusahaan di Provinsi Jambi.

“Selamat Hari Buruh, semoga kedepannya kaum buruh dapat menanamkan harapan dan semangat dalam diri, untuk berkerja lebih baik lagi, sehingga menciptakan tenaga buruh yang baik dan profesional, yang memberikan banyak sekali keuntungan, tidak hanya kepada pemilik perusahan namun juga pada mereka yang memberi kontribusi yang sangat besar untuk mengisi pembangunan Provinsi Jambi,” pungkas Fachrori.

Dalam rangka Hari Buruh Internasional ini, gubernur menyerahkan bantuan sosial paket sembako bagi pekerja/buruh yang dirumahkan/PHK dan masyarakat akibat dampak Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Bahari menjelaskan, ada beberapa perusahan terdampak covid-19 yang sebagian merumahkan karyawannya dan ada yang PHK.

Dinasnakertrans terus bersosialisasi ke setiap perusahaan agar tidak mem-PHK karyawan. Seandai terjadi PHK diharapkan perusahaan memberikan hak-hak karyawan sesuai peraturan yang ada.

“Pemerintah Provinsi Jambi melalui disnakertrans selalu bersosialisasi bersama perusahan agar tidak ada PHK selama covid-19. Seandai ada PHK, perusahan harus memberikan hak-hak karyawan sesuai peraturan,” ujar Bahari.

Bahari menambahkan, sembako yang diserahkan merupakan bantuan dari para perusahaan kepada buruh dan pekerja sektor informal.

Korwil Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Provinsi Jambi, Roida Pane menyampaikan, peringatan Hari Buruh tahun 2020 sangat berbeda dari tahun lalu, karena di tengah pandemi covid-19.

“Kami minta pemerintah mengkaji kembali UU Cipta Kerja. Buruh yang terdampak covid-19 juga menjadi perhatian pemerintah, diharapkan mendapat bantuan dari pemerintah daerah, seperti sembako,” kata Roida. ***

Kategori Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.