Senin, 29 Mei 2017 | 08:57

Pemprov Jambi Siap Bantu Penerapan e-Tilang

Zumi Zola dan Kapolda Jambi Brigjen Yazid Fanani || kamarul zaman
Zumi Zola dan Kapolda Jambi Brigjen Yazid Fanani || kamarul zaman

KOTAJAMBI — Gubernur Jambi, H. Zumi Zola, mengapresiasi Operasi Zebra yang diselenggarakan oleh Polda Jambi. Operasi Zebra dinilainya mampu memperkuat kesadaran tertib berlalulintas dan menggunakan jalan raya.

Hal itu dikemukakan Zola dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2016, di Lapangan Polda Jambi, kemarin.

“Saya mengapresiasi Operasi Zebra ini. Sederhananya bagaimana kita memperkuat kesadaran pengguna jalan untuk tertib, untuk menekan angka korban kecelakaan yang satu bulan sampai 35 orang,” ujar Zola.

Zola sangat mendukung terobosan yang dilakukan kepolisian. Elektronik tilang (e-Tilang) sedang disosialisasikan, semua tilang tidak di tempat lagi, tapi bayar ke bank.

Gubernur ingin penerapan e-Tilang dibayar di Samsat, supaya lebih terpantau untuk memperkecil kebocoran. Pemprov Jambi siap mendukung dan mensukseskan Operasi Zebra dan siap bersinergi dengan Polda Jambi.

“Apa yang bisa didukung pemprov, kami siap bersinergi. Butuhnya apa, bisa kami bantu. Fasilitas yang dibutuhkan akan kami siapkan, agar program ini bisa sukses di Provinsi Jambi,” pungkas Zola.

Kapolda Jambi, Brigjen Yazid Fanani, menyatakan, seluruh stakeholder terlibat dalam Operasi Zebra ini, kepolisian maupun pemerintah daerah. Operasi ini untuk menciptakan kondisi tertib, aman dan lancar.

“Jangan ada pelanggaran lalu lintas, minimalisir korban, dan ciptakan pengkondisian agar dalam kegiatan masyarakat menjelang persiapan pergantian tahun Jambi benar-benar aman dan kondusif,” ujar Yazid.

Kapolda menjelaskan, kecelakaan banyak terjadi. Setiap bulan 35 – 40 pengguna jalan kecelakaan yang berakibat fatal, bahkan meningggal dunia. Polisi tidak bisa kerja sendiri, perlu kerjasama dengan seluruh stakeholder.

Kapolda menegaskan, harapan dan target dalam Operasi Zebra adalah tidak ada yang ditilang, karena tidak ada pelanggaran aturan lalu lintas. Bukan harus ditilang banyak-banyak.

“Target kita tidak ada tilang, karena masyarakat sadar tidak melanggar lalu lintas. Itu target, artinya penegakan hukum harus berfungsi sebagai edukasi agar masyarakat pengguna jalan tidak melakukan pelanggaran,” kata Yazid.

Dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2016 ini, Kapolda Jambi bertindak sebagai pembina apel. Kapolda menyampaikan sambutan tertulis Kepala Korps Lalulintas Polri, Irjen Agung Budimaryoto.

Disebutkan, jumlah kecelakaan lalulintas pada pelaksanaan Operasi Zebra 2015 sejumlah 1.895 kejadian, mengalami penurunan 375 kejadian atau 17 % dibanding tahun 2014 sejumlah 2.270 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia pada Operasi Zebra 2015 sebanyak 365 orang, mengalami penurunan 89 orang atau 20 % dibanding 2014 sejumlah 454 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas pada Operasi Zebra 2015 sejumlah 634 orang. Jumlah pelanggaran lalulintas 2015 sebanyak 684.973 pelanggaran, dengan jumlah tilang 550.772 lembar dan teguran 23.515 lembar. (infojambi.com/D/MH)

Kategori Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.