Pengelola RSUD Chatib Quzwain Siap Dipanggil Dewan. Ada Apa Lagi Ini ?…

RSUD Chatib Quzwain, Sarolangun

SAROLANGUN — Manajemen RSUD Chatib Quzwain, Sarolangun, membantah menyuruh pulang seorang pasien luka bakar, padahal belum sembuh. Si pasien, Saidina Umar, kondisinya memang sudah membaik dan boleh pulang.

Bantahan disampaikan oleh Kabid Palayanan Medis RSUD Chatib Quzwain, dr H Bambang Hermanto M.Kes. Menurutnya, Saidina Umar dirawat sejak 10 Januari. Kondisinya sudah membaik, tapi masih harus menjalani berobat jalan.

“Tidak benar kami mengusir atau menyuruh pulang pasien belum sembuh. Kami bekerja sesuai SOP pelayanan medis,” sanggah Bambang.

Dijelaskan, Minggu pagi perawat jaga memeriksa Saidina Umar dan menyatakan kondisinya sudah membaik. Saidina boleh pulang, jika mau. Tapi saran perawat itu ditanggapi lain. Saidina merasa dia disuir.

“Perawat hanya menyarankan pasien bisa pulang. Tidak memaksa. Alasannya supaya si pasien bisa leluasa melakukan perawatan, seperti mandi pakai air hangat dan keluarganya dapat melakukan aktivitas lain,” kilah Bambang.
Soal sidak Komisi I DPRD Sarolangun ke rumah sakit itu, Bambang mengakui, dia dan Direktur RSUD tidak berada di tempat. Jum’at lalu dia sedang jalan-jalan ke Singapura bersama anak-anaknya.

“Kami memang ke Singapura. Biasalah mengajak anak-anak jalan-jalan. Rencana keberangkatan itu sudah lama. Kami melapor ke Penjabat Bupati. Tidak benar kepergian kami tanpa sepengetahuan Penjabat Bupati,’’ jelas Bambang.

Menanggapi temuan anggota DPRD terkait genangan di selokan, menurut Bambang itu hanya kebetulan saja. Bisa jadi ada pasien yang sengaja membuang sampah ke selokan, pas turun hujan terjadi genangan.

Bambang menantang, kebersihan rumah sakit boleh dicek dan dibanding dengan rumah sakit pemerintah lainnya di Provinsi Jambi. Pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan.

“Saat ini kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Sarolangun mulai tumbuh. Terbukti jumlah pasien yang berobat cukup banyak,’’ ujar Bambang.

Bambang bahkan juga menyatakan siap memenuhi panggilan Komisi I DPRD Sarolangun. Mereka akan memberikan penjelasan panjang lebar, tapi sampai hari ini belum ada surat undangan dari Komisi I itu. (infojambi.com/DD)

Laporan : Rudy Ichwan

 

Kategori Kesehatan

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.