INFOJAMBI.COM — Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jambi menyambangi sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi di Kota Jambi. Pertemuan silaturahmi berlangsung pada Rabu, 5 November 2026.
Rombongan pengurus baru tersebut hadir untuk memperkenalkan diri setelah terpilih lewat musyawarah provinsi luar biasa (musprovlub). Agenda tersebut juga menjadi sarana menyelaraskan program kerja organisasi olahraga.
Baca Juga: Ryan dan Yusuf Dapat Bonus dari KONI
Wakil Ketua I Pengprov TI Jambi, Budi Yako, memimpin jalannya audiensi mewakili ketua umumnya. Jajaran pengurus periode 2026-2030 turut mendampingi dalam kunjungan penting itu.
Sekretaris Umum KONI Provinsi Jambi, Muhammad Ali, menyambut langsung kedatangan para tamu. Ia didampingi Wakil Ketua Atri Widowati, Cecep Suryana, dan pengurus lainnya.
Baca Juga: Budi Setiawan Merangkak dari Bawah Namun Tetap Low Profile
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan program pembinaan cabang olahraga dengan agenda KONI ke depan. Pengprov TI Jambi ingin membangun rumah besar taekwondo secara bersama-sama.
"Kami ingin membangun rumah besar taekwondo Jambi bersama-sama. Atlet, pelatih, wasit, pengurus hingga dojang harus menjadi satu kesatuan yang saling mendukung,” kata Budi Yako.
Baca Juga: Tujuh Atlet Jambi Perkuat Indonesia di SEA Games Hanoi Vietnam
Organisasi ini akan fokus pada pembinaan atlet secara berjenjang. Peningkatan kualitas pelatih serta wasit juga masuk dalam program prioritas mereka.
Selain itu, mereka berencana memperluas kesempatan berkompetisi bagi para atlet daerah. Langkah ini diambil demi menghadapi berbagai ajang olahraga tingkat nasional.
Pengprov TI Jambi menyatakan kesiapannya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi XXIV Tahun 2027. Ajang bergengsi tingkat regional tersebut rencananya dihelat di Tanjung Jabung Barat.
Mereka juga bersiap menghadapi agenda Prakualifikasi PON 2027 mendatang. Target utamanya mendulang sukses pada ajang PON XXII NTT-NTB 2028.
Pihak KONI menyambut baik kedatangan rombongan pengurus baru cabang olahraga tersebut. Mereka menaruh harapan besar agar taekwondo menjadi lumbung medali bagi daerah.
"KONI Provinsi Jambi berharap taekwondo menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali bagi Jambi," ujar Muhammad Ali.
KONI mendorong pengurus baru memperkuat pembinaan atlet berjenjang. Kompetensi pelatih dan wasit juga wajib ditingkatkan secara berkala.
Persiapan atlet potensial harus digenjot untuk menghadapi kejuaraan daerah maupun nasional. KONI mengingatkan agar kepentingan organisasi selalu diletakkan di atas segalanya.
Pengurus baru diminta menghindari ego pribadi maupun kelompok dalam menjalankan roda organisasi. Konsolidasi serta soliditas internal wajib dijaga secara konsisten.
Pada ajang PON 2024, taekwondo Jambi sukses menyabet satu medali perunggu. Prestasi tersebut berlanjut pada PON Bela Diri 2025 dengan perolehan satu perak dan satu perunggu.
Capaian medali diharapkan mampu meningkat drastis pada PON 2028. Komitmen kuat terjalin untuk memajukan prestasi taekwondo Jambi di kancah nasional. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com