INFOJAMBI.COM — Peringatan Hari Indonesia Menabung yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi bersama industri dan asosiasi perbankan berlangsung semarak, di Banjuran Budayo Jambi, Sabtu lalu.
Baca Juga: Gubernur Tinjau Peningkatan Kualitas Jalan Pemukiman Kumuh
Mengusung tema “Tingkatkan Literasi, Perluas Inklusi, Wujudkan Generasi Emas Jambi”, momentum ini ditujukan untuk memperkuat budaya menabung sejak usia dini, sekaligus memperluas akses produk keuangan masyarakat.
Agenda ini dibuka oleh Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Wali Kota Jambi, Maulana. Kegiatan ini dihadiri pimpinan instansi vertikal, pimpinan industri perbankan, kepala OPD Pemprov dan Pemkot Jambi, serta 900 pelajar dan mahasiswa se-Kota Jambi.
Baca Juga: Sekda Senam Pagi Bersama ASN
Penyelenggaraan acara ini terwujud atas kolaborasi OJK Jambi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Jambi, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Area Jambi.
Sinergi ini didukung pula oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Area Jambi, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. Area Jambi, serta PT Bank Nano Syariah KC Jambi.
Baca Juga: Apel Perdana, Wawako Tekankan Peningkatan Disiplin ASN Pemkot Jambi
Tak ketinggalan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. KC Jambi, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. KC Jambi, PT Bank Central Asia Tbk. KC Jambi, PERBANAS Jambi, dan Perbarindo Jambi turut berpartisipasi aktif.
Seluruh unsur perbankan ini bersatu padu mendukung pemerataan akses keuangan bagi generasi muda daerah.
Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, memaparkan capaian edukasi dan inklusi keuangan periode Januari hingga Juli 2026. Tercatat ada 157 kegiatan edukasi dengan 22.385 peserta serta pembukaan 9.648 akun rekening baru bernominal total Rp595.098.500.
Sebagai bentuk motivasi, OJK Jambi menyerahkan penghargaan kepada 10 pelajar/mahasiswa teraktif menabung dan 3 sekolah teraktif edukasi keuangan.
Apresiasi juga diberikan kepada 3 bank teraktif melaksanakan edukasi keuangan serta 4 bank dengan kontribusi tertinggi.
“Terkhusus kepada anak-anak kita yang telah diberikan kesempatan untuk memperoleh inklusi. Mudah-mudahan bisa terus dilanjutkan upaya ini karena ini menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi " ujar Sudirman.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari Industri Jasa Keuangan berupa 55 tempat sampah untuk program TPAKD Kota Jambi.
Bantuan ini mendukung konsep ekonomi sirkular yang mengonversi pengelolaan sampah menjadi sarana inklusi keuangan seperti emas, tabungan, dan saham.
Literasi dan inklusi keuangan mulai dari anak SD, SMP dan SMA. Target satu rekening satu pelajar semua diapresiasi, supaya mendorong anak-anak kita cinta budaya menabung.
“Hari ini juga sekaligus Industri Jasa Keuangan dan Perbankan membantu Pemerintah Kota Jambi mensukseskan program Kampung Bahagia yaitu bersih, dengan diberikan 55 tong sampah di area publik untuk pengunjung bukan untuk sampah rumah tangga” ujar Wali Kota Maulana.
OJK Jambi bersama pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus menggalakkan program literasi keuangan secara merata.
Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda Jambi yang bijak mengelola keuangan serta produktif mendukung pertumbuhan ekonomi. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com