Perpustakaan Keliling SKK Migas – PetroChina Hibur Anak-Anak di Masa Covid-19

Penulis : Doddi Irawan

INFOJAMBI.COM — Anak-anak di Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah delapan bulan tidak belajar tatap muka di sekolah. Sejak pandemi Covid-19, sekitar dua ribuan anak di desa itu belajar dari rumah.

Lebih banyak berada di rumah, di tengah pandemi Covid-19 anak-anak merasa jenuh. Biasanya, anak-anak di desa ini rutin mengunjungi Taman Bacaan di Perpustakaan Desa Terjun Gajah.

Sejak virus corona mewabah, anak-anak Desa Terjun Gajah tidak bisa lagi mengunjungi perpustakaan yang berada di samping kantor desa. Ini sejalan dengan imbauan pemerintah dalam mengantsipasi penyebaran covid-19.

Kondisi ini membuat Perpustakaan Desa Terjun Gajah sepi. Namun pengelola perpustakaan yang meraih juara pertama lomba perpustakaan desa tingkat Provinsi Jambi itu tidak berpangku tangan.

Kepala Desa Terjun Gajah, Anto Hasibuan, punya strategi. Anto mengajukan bantuan perpustakaan keliling ke SKK Migas – PetroChina International Jabung. Tujuannya agar anak-anak tetap bisa membaca buku seperti di perpustakaan.

Gayung bersambut. Usulan itu disetujui oleh PetroChina. Usulan tersebut sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial (TJS) PetroChina yang peduli pada pendidikan anak-anak di sekitar wilayah operasionalnya.

Oktober 2020 PetroChina menyerahkan satu unit kendaraan roda tiga yang dimodifikasi menjadi perpustakaan keliling. Ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya PetroChina juga memberikan tiga perpusatakaan keliling sejenis.

Tahun 2018 PetroChina memberikan mobil perpustakaan keliling ke Pemkab Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Masing-masing satu unit. Tahun 2019 diberikan satu unit lagi ke Pemkab Tanjung Jabung Barat.

Perpustakaan keliling diberikan PetroChina sebagai wujud dukungan terhadap akses pendidikan non-formal. Perpustakaan keliling mini itu diberikan untuk menjangkau wilayah terpencil, guna memberi akses pengetahuan gratis bagi para penikmat buku.

Dengan kendaraan roda tiga ini pengelola Perpustakaan Desa Terjun Gajah bisa membawa ratusan buku ke dusun-dusun untuk dibaca masyarakat dari berbagai usia, khususnya anak-anak. Meski pandemi Covid-19, perpustakaan tetap jalan.

Pengelola Perpustakaan Terjun Gajah, Wulandari menyebutkan, operasional perpustakaan keliling ini dibagi tiga tahap. Senin dan Selasa ke Dusun I, Rabu dan Kamis ke Dusun II, Jum’at dan Sabtu ke Dusun III.

Bantuan ini sangat bermanfaat dan tepat guna. Terbukti, ketika perpustakaan keliling datang, anak-anak di dusun-dusun antusias menyambutnya. Puluhan anak menyerbu kendaraan perpustakaan keliling, berebutan memilih buku kesukaannya.

Antusiasnya anak-anak ini membaca buku, menunjukkan tingginya kesadaran dan gemar membaca di Desa Terjun Gajah. Kepedulian SKK Migas – PetroChina terhadap pendidikan warga sekitar daerah operasinya membuahkan hasil.

Nanda Martua Hasibuan, 12 tahun, mengaku senang dengan adanya perpustakaan keliling ini. Nanda bisa mendapat tambahan ilmu, dan bisa membaca buku bersama teman-teman sebayanya.

Nanda juga senang buku-buku di perpustakaan keliling ini sesuai seleranya dan banyak pilihan. Siswa kelas 1 SMP Negeri 3 Atap Betara, Tanjung Jabung Barat ini berharap perpustakaan keliling lebih sering datang ke dusunnya.

Hal senada disampaikan Syahira Aulia Harahap, 10 tahun. Syahira senang masih bisa membaca buku-buku kegemarannya, tanpa harus datang ke perpustakaan di kantor desa. Apalagi buku-buku itu bisa dibacanya secara gratis.

Siswi SD Al Falah Kota Jambi ini sudah lama pulang ke rumah orangtuanya di Desa Terjun Gajah. Selama sekolah dari rumah, Syahira lebih suka membaca buku yang dibawa oleh perpustakaan keliling di desanya.

Buku-buku cerita menarik membuat bocah yang suka membaca sejarah nabi ini terhibur. Syahira juga berharap perpustakaan keliling lebih sering datang ke dusun tempat tinggalnya.

Manfaat perpustakaan keliling bantuan PetroChina juga dirasakan oleh para orangtua. Di tengah pandemi Covid-19, emak-emak di Desa Terjun Gajah khawatir anak-anaknya banyak beraktivitas di luar rumah.

Tuti Ariani misalnya. Ibu rumah tangga ini juga terbantu dengan adanya perpustakaan keliling. Tuti lebih mudah mengontrol anak-anaknya selama tidak ke sekolah, karena anak-anak bermain tidak jauh dari rumah.

Isteri anggota DPRD Tanjung Jabung Barat ini berharap perpustakaan sekolah lebih sering datang. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan ini juga dapat membantu anak-anak belajar.

Kepala Desa Terjun Gajah, Anto Hasibuan, mengakui kehadiran perpustakaan keliling ini sangat membantu anak-anak selama masa pandemi Covid-19. Anto berharap anak-anak di desanya bisa tetap belajar dan tidak ketinggalan pelajaran.

Menurut Anto, buku-buku yang dimiliki perpustakaan desanya tidak hanya untuk konsumsi anak-anak, tapi juga bermanfaat bagi ibu-ibu warga desa yang ingin menambah pengetahuan.

Selain membantu perpustakaan keliling, PetroChina juga membantu koleksi buku. Anto mengimbau warga desanya memanfaatkan perpustakaan keliling dan buku-buku bantuan PetroChina ini semaksimal mungkin. ***

Kategori Pendidikan,Petrochina

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.