Pertamina Klaim Stok BMM Aman Hingga Hari Raya Idul Fitri.

Laporan Rudy Saputra

Sales Eksekutif Regional 7 Pertamina, Raka Paradibta N.

INFOJAMBI.COM – Menghadapi arus mudik lebaran 2018, pertengahan Juni mendatang, pihak Pertamina memastikan persediaan bahan bakar minyak (BBM), di Provinsi Jambi dijamin aman, Jum’at (18/5/2018).

Sales Eksekutif Regional 7 Pertamina, Raka Paradibta N, menyebutkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi dan menambah pasokan BMM dua kali lipat dari hari biasnaya. Hal itu disebabkan karena adanya peningkatan arus kendaraan dan jinak transportasi yang melakukan jalur lalu lintas Jambi.

“Data 2017 lalu yang paling banyak kenaikan mencapai 13 persen itu, jenis bensin (Pertamax, Pertalite dan premium) sedangkan untuk jenis solar mengalami penurunan 18 persen, karena kendaraan truk pengangkut barang berkurang,” katanya.

Raka Paradibta N, mengatakan, beberapa wilayah lalu lintas yang perlu di waspadai dari kelongsoran maupun stok BMM yang kerap bermasalah. Namun, ditegaksan untuk mudik tahun ini dapat dipastikan aman soal BBM.

“Dari semua jalur yang perlu kita waspadai, daerah Sungai Penuh dan Kerinci, paling tinggi permintaan BBM,” katanya.

Untuk wilayah Sungai Penuh dan Kerinci penyuplaian BBM akan dilakukan melalui wilayah Padang. Sedangkan untuk wilayah Sarolangun dan jalur lintas tengah lainnya akan disupali dari terminal Lubuk Linggau.

“Kebutuhan kita tersuplai dari dua terminal yakni, Lubuk Linggau, dan Kerinci dan Sungai Penuh dari Padang, hingga Hari+15,” sebutnya.

Kebutuhan BBM sendiri akan naik dramatis dari kisaran mencapai dua juta liter perharinya, untuk penggunaan jenis bensin yakni, Petamax, Premium maupun Pertalite.

“Pasokan sendiri kita prediksi akan meningkat dari 1,7 juta liter akan menjadi di atas dua juta liter lebih,” ungkapnya.

Untuk memperlancar distribusi BMM di seluruh wilayah Provinsi Jambi, Pertamina telah menyiapkan puluhan mobil Pertamina dan sembilan mobil cadangan, jika sewaktu-waktu pasokan perlu tambahan mendadak.

“Sebanyak 73 unit mobil Tengki dan 9 unit mobil tambahan dengan kapasitas dua juta liter. Jika nantinya kondisi tidak memungkinkan akan kita tambahkan mobil penyuplai perusahaan,” sebutnya.***

Editor : M Asrori S

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.