Pimpin Rapat Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi, Ini Pesan Kapolda…

Penulis : Andra Rawas || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM — Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi, memimpin rapat Anev Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Jambi, di Kantor BPBD Provinsi Jambi, Sabtu (28/3/2020).

Rapat dihadiri Pj Sekda Prov Jambi, Danrem 042/Gapu, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Karo Ops, Direskrimsus, Direskrimum, Kasat Brimob, Kabid Humas, Kabid Dokkes, Wadir Intelkam, Karumkit Bhayangkara, dan para koordinator bidang.

Kapolda Jambi mengajak bekerja sama sebagai gugus tugas dalam penanganan Covid 19 di Provinsi Jambi. Untuk itu perlu menyusun suatu rencana kegiatan yang terarah.

“Resiko yang dilakukan jika Provinsi Jambi tidak lockdown adalah memperbanyak kegiatan pencegahan,” ujarnya.

Untuk bidang kesehatan, prioritaskan rapid test untuk tenaga medis dan keluarganya, update data PDP, ODP sampai yang positif. Jangan ada data yang duplikasi supaya publikasi tidak keliru.

“Bidang humas untuk mempublikasikan dengan tidak membuat panik dan saat ekpos agar diikutsertakan dari kadis kesehatan agar tidak ada kekeliruan,” imbau Firman.

Bidang-pencegahan diminta menginventarisasi titik masuk dari jalur darat, laut dan udara di setiap kabupaten. Tim gugus tugas provinsi diminta backup tugas di kabupaten.

Bidang pencegahan, diminta mendata tempat yang akan dilakukan penyemprotan, dengan digolongkan tempat umum, sekolah, tempat ibadah serta instasi pemerintah.

Untuk peralatan logistik bisa diturunkan mobil damkar sampai mobil AWC, kemudian bidang logistik agar proaktif menjemput kebutuhan alat dan bahan pencegahan.

“Bidang kesehatan hitung kebutuhan alat dan bahan, termasuk tempat, seperti APD, rapid test dan tempat isolasi,” ujar Firman.

Di bidang pengamanan, Polri mengeluarkan perintah ops kontijensi aman nusa, untuk laporan gugus tugas, agar dibunyikan gugus tugas supaya tidak ada temuan BPK.

Gugus tugas di tingkat Provinsi harus bisa backup kabupaten dalam memenuhi kebutuhan logistik rumah sakit rujukan dan pengamanan.

“Harus diekspos bantuan dari masyarakat maupun pusat, kemudian semua barang bantuan tidak ada yang ambil keuntungan untuk diri sendiri,” pesan Firman.

Rencana kegiatan disusun dan dilaksanakan dengan dilampirkan dokumentasi untuk laporan kegiatan.

Bidang pengamanan harus tetap humanis dalam membubarkan setiap kegiatan berkumpulnya banyak orang.

Danrem 042 Gapu menambahkan, gugus tugas sudah dibentuk dan upaya diatur dengan baik, mulai dari penyemprotan pencegahan dan pengamanan.

“Dalam bidang pencegahan agar lebih mensosialisasikan, karena masih banyak masjid yang tidak menggulung karpet dan masyarakat tidak bawa sajadah sendiri,” kata putra mantan Wakil Presiden Try Sutrisno ini. ***

Kategori Kesehatan

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.