Ponpes Darul Arifin, Santri Wajib Hafal Al Quran

PENULIS : MUHAMMAD AS
EDITOR : M ASRORI S

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, KH DR H Zainul Arifin,M.Ed,MA.(Foto/Asrori)

INFOJAMBI.COM – Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, KH DR H Zainul Arifin, M.Ed, MA, mengatakan, Ponpes yang diasuhnya, mewajibkan para santrinya menghafal Al Quran setahun minimal lima juz.

Selain itu, kata KH Zainul Arifin, santri harus menguasai dan hafal 40 buah hadits, mampu berbicara dalam bahasa arab secara ful time serta diharapkan setiap santri mempunyai akhlakul karimah.

Awalnya hanya memiliki empat orang santri, namun semakin hari jumlah santri terus bertambah, meski baru tiga bulan berdiri dan kini sudah mampu menampung 20 orang santri putra-putri.

Tapi bersyukur dan Alhamdulillah calon santri yang sudah mendaftar hingga saat ini, mencapai 200 orang, ujar Doktor alumni University of the Holy Quran and Islamic Sciences Sudan Khartoum, Negara Timur Tengah ini, saat ditemui dikediamannya, Jumat (24/5/2019).

Masjid Baitul Atiq digunakan untuk belajar para santri (Foto/Asrori).

Dikatakan KH Zainul Arifin, Ponpes Darul Arifin Jambi merupakan salah satu pesantren di Kota Jambi. Memang belum memiliki gedung yang memadai layaknya sebuah pesantren, tentu dengan keterbatasan yang ada secara bertahap akan dibangun lokal kelas dan asrama.

Meski demikian diharapkan, wadah pendidikan ini bisa menjadi salah satu alternatif pilihan bagi orang tua untuk menyantrikan anak-anaknya di Darul Arifin, kata putra asli asal Jombang Jawa Timur yang menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebelum melanjutkan study S2 dan S3 di Sudan.

“Untuk proses kegiatan belajar sekaligus tela’ah dan kajian kitab para santri, sementara masih dipusat di masjid Baitul Atiq komplek Perumahan New Castel. Sedangkan untuk pemondokan Alhamdulillah, para santri sudah menempati asrama putra dan asrama putri yang telah ada.

Ponpes Darul Arifin Jambi, tegas KH Zainul Arifin, akan fokus dalam empat masalah utama pada Al Quran, pertama para santri wajib menghafal Al Quran, setahun minimal lima juz. Kedua, menghafal 40 Hadits Arba’in Nawawi.

“Kanyataannya, Alhamdulillah, baru tiga bulan saja salah seorang santri sudah mampu menghafal sebanyak tiga juz,” kata KH Zainul.

Ketiga, akan diterapkan pada santri berbicara dalam bahasa arab dan pemahaman teks bahasa arab, bahkan kedepan akan dipraktekkan untuk bisa berbicara bahasa Inggris, dan yang keempat menanamkan pendidikan Akhlakul karimah pada santri, ini penting baik akhlak terhadap guru, orang tua maupun pada orang lain.

Rumah ini sementara dijadikan untuk kantor pondok pesantren Darul Arifin Jambi (Foto/Asrori).

Ditahun 2019 ini, menurut Ustazd Zainul Arifin, Insya Allah Darul Arifin akan membuka jenjang pendidikan PUAD, TK, SMP dan tingkat SMA.

Bahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Darul Arifin, dalam waktu dekat Darul Arifin akan mengirim tiga orang santri sekaligus pengajar ke luar negeri, dengan mendapatkan beasiswa.

“Sekitar Oktober nanti, ada tiga orang untuk mengikuti pendidikan S3 satu orang dan S2 dua orang. Disamping itu, Darul Arifin, di bulan Juli dan Agustus, juga akan mengirim santri lagi untuk mengikuti pelatihan ke Timur Tengah, khususnya ke Sudan dan Mesir.

Diharapkan Darul Arifin kedepan dapat mengembangkan potensi-potensi anak Jambi, sehingga nanti Jambi akan lebih baik, khusus dalam membangun Provinsi Jambi.

Ponpes Darul Arifin Jambi, beralamat di komplek perumahan New Castel, Kelurahan Kanali Asam Bawah Kecamatan Kotabaru Kota Jambi.***

Kategori Agama

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.