Program “Jambul” Sasar Anak Suku Duano, Langkah Nyata Putus Keterbatasan Akses di Kampung Nelayan

Bunda PAUD Tanjung Jabung Barat, Fadhilah Sadat, saat menyambangi anak-anak Suku Duano, sekaligus menyerahkan bantuan, Kamis.

Reporter: ASM | Editor: Admin
Program “Jambul” Sasar Anak Suku Duano, Langkah Nyata Putus Keterbatasan Akses di Kampung Nelayan
Bunda PAUD Tanjung Jabung Barat, Fadhilah Sadat, saat menyambangi anak-anak Suku Duano, sekaligus menyerahkan bantuan, Kamis | foto : dki-tjb

INFOJAMBI.COM — Masa depan pendidikan anak-anak dari komunitas adat Suku Duano kini mendapat perhatian khusus lewat peluncuran sebuah gerakan inovatif berskala daerah. 

Program “ Jambul” (Jemput Anak Menuju Masa Depan Berkualitas dan Unggul) digulirkan, sebagai jembatan untuk membuka sumbatan akses layanan pendidikan anak usia dini bagi anak-anak pesisir tersebut.

Baca Juga: Pemkab Tanjab Barat Apresiasi Tanoto Foundation Gelar Pelatihan

Peluncuran program bertajuk "Satu langkah ke PAUD seribu harapan menuju masa depan" ini dikomandoi oleh Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Fadhilah Sadat

Agenda krusial yang dibalut dengan penyaluran bantuan sosial dipusatkan di Aula Kantor Lurah Kampung Nelayan, Kuala Tungkal, Kamis, 2 Juli 2026.

Baca Juga: Fadhilah Sadat Ajak Semua Elemen Kembangkan Batik Tanjung Jabung Barat

Langkah taktis ini menjadi bukti konkret dari komitmen besar jajaran Bunda PAUD dalam memperluas pemerataan hak belajar ke kelompok masyarakat rentan. 

Selain fokus pada aspek kognitif anak, gerakan ini juga dirancang untuk menaikkan level kesejahteraan keluarga besar Suku Duano yang selama ini hidup berdampingan dengan laut.

Baca Juga: Showroom Dekranasda Tanjung Jabung Barat Diresmikan

Program “Jambul” lahir murni dari buah pemikiran mendalam Fadhilah Sadat. Ia prihatin melihat masih tingginya angka anak putus sekolah akibat kendala sosiologis dan ekonomi. 

Inovasi ini memosisikan pemenuhan gizi dan pendidikan dasar sebagai fondasi utama yang wajib didapatkan oleh setiap anak tanpa terkecuali. Demi menjamin keberlanjutan program jangka panjang, istri Bupati Tanjung Jabung Barat ini mengetuk pintu kepedulian para pejabat publik di daerah. 

Fadhilah menggandeng seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi mitra, sektor korporasi swasta, hingga tokoh masyarakat, agar bersedia didaulat menjadi Bunda Asuh.

Skema kolaborasi lintas sektoral diharapkan mampu menjadi jaring pengaman sosial yang menjamin ketercukupan gizi dasar serta ongkos operasional sekolah anak secara konsisten. 

Fadhilah Sadat menggarisbawahi, program “Jambul” merupakan instrumen penting untuk memerdekakan hak belajar anak Suku Duano sejak fase golden age.

"Program Jambul ini wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan akses layanan pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak-anak Suku Duano di Kelurahan Kampung Nelayan," ujarnya.

Fadhilah menyerukan ajakan masif kepada seluruh elemen perangkat daerah serta organisasi mitra PAUD, agar segera mengambil peran nyata di lapangan. 

Keterlibatan aktif sebagai orang tua asuh dinilai sangat mendesak, demi mengawal tumbuh kembang psikomotorik anak-anak yang menjadi target sasaran utama.

Bagi sang Bunda PAUD, hilangnya diskriminasi pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural di wilayah pesisir Sumatra. Setiap anak berhak mendapat fasilitas ruang kelas yang layak, guna memupuk rasa percaya diri sejak dini.

Pada momen penuh kehangatan, Fadhilah Sadat turun langsung menyerahkan paket bantuan seragam dan alat tulis kepada perwakilan anak-anak penerima manfaat. 

Tidak hanya itu, barisan tas sekolah baru diserahkan beriringan dengan penyaluran paket sembako gratis untuk menopang kebutuhan harian dapur keluarga mereka.

Lewat penetrasi program “Jambul” ini, target yang dibidik tidak lagi sebatas menaikkan grafik angka partisipasi kasar (APK) institusi PAUD formal di tingkat kabupaten. 

Lebih luas dari itu, gerakan sosial ini menargetkan terbangunnya ekosistem kepedulian kolektif warga dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara sehat.

Agenda peluncuran dihadiri Camat Tungkal Ilir, dan Lurah Kampung Nelayan selaku penguasa wilayah administrasi. Hadir pula perwakilan instansi dinas teknis terkait dan pengurus Tim Penggerak PKK Tanjung Jabung Barat.

Asosiasi profesi keguruan, seperti Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), serta Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) juga berkomitmen mengawal kurikulum pembelajaran. Sinergi masif diharapkan mampu melahirkan lompatan besar bagi peningkatan mutu sumber daya manusia lokal.

Melalui kerja sama berdurasi panjang, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menaruh asa besar pada kebangkitan generasi muda Suku Duano. 

Anak-anak pesisir ini diproyeksikan mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, memiliki karakter moral yang kokoh, serta siap bersaing di masa depan. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya