Puluhan Anggota Paskib‎ Tanjab Barat Diserang Penyakit ‘Herpes’

Anggota Paskib Tanjab Barat dalam karantina ll Foto : Raini

KUALATUNGKAL – Puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) yang sedang dalam masa karantina di Mess Dharma Wanita Tanjab Barat, menderita ‘penyakit herpes’ (penyakit kulit).

Disinyalir akibat buruknya kadar dan kualilat air yang digunakan untuk keperluan mandi dan cuci seluruh anggota Paskib yang menempati gedung Mess Dharma Wanita Tanjab Barat.

Sekar, salah seorang anggota paskib yang ditemui INFOJAMBI MEDIA, dirimnya membenarkan menderita gatal-gatal begitu juga beberapa teman lainnya, karena air yang digunakan kotor dan berbau.

“Ada yang kena gatal di leher, bibir dan bahkan selangkangan,”ujar mereka senada sambil memperlihatkan bagian tubuh yang diserang gatal-gatal.

Pengakuan Siswi SMAN 1 Kuala Tungkal ini juga dibenarkan oleh rekan-rekannya. Menurut dia, meski sudah ada yang menderita gatal-gatal, namun mereka tetap menggunakan air tersebut untuk mandi.

“Mandi masih pakai air di sini (mess darma wanita). Cuma gosok giginya saja pake air galon,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan pula oleh Ichsan, anggota Paskib lainnya yang terjangkit gatal. Dirinya mengaku sangat menderita. Meski telah mendapatkan pengobatan, namun dirinya tidak bisa konsentrasi saat menjalani sesi latihan, karena didera gatal-gatal.

“Waktu pas lagi latihan, saat itu juga rasa gatal menyerang. Pengen digaruk, tapi takut kena marah pelatih. Kan kita harus posisi siap terus,”sebutnya sembari mengaku hanya bisa menggoyang badannya untuk mengurangi rasa gatal.

Selain soal buruk air yang dipergunakan untuk mandi, para anggota paskib ini pun terpaksa harus tidur berdesak-desak‎an. Tidak tanggung-tanggung, dalam satu kamar ukuran 3X4 meter, ditempati 8 sampai 9 anggota.

Alasannya, karena kondisi AC di beberapa kamar di gedung Darma Wanita,‎ dalam kondisi rusak. Dan hanya ada empat kamar yang AC-nya masih bagus.

“‎Mereka ini berebut pilih kamar yang ada AC-nya, makanya mereka rela-rela tidur berdesak-desakan,” aku salah seorang pengawas yang ditemui di gedung Darma Wanita itu.

Toni Bakri, Kabid Pemuda dan Olah Raga Dispora Tanjab Barat, saat dikonfirmasi, mengaku sudah melaporkan masalah itu ke Kadis Dispora, Otto Riadi.

Dikatakan Toni Bakri, sejauh ini pihaknya juga telah melakukan pengurasan bak air mandi dan pemberian obat pembunuh kuman yang dicampur ke dalam air‎ mandi.

“Untuk anggota Paskib yang menderita gatal-gatal, sudah kita diperiksa Dokter dan diberikan obat. Kalau soal fasilitas AC yang rusak, dirinya tidak mau komentar, karena gedung itu belum diserahkan dan belum menjadi tanggung jawab pihaknya, ujarnya singkat. ‎(infojambi.com)

Laporan : Raini ll Editor : M Asrori

Kategori Kesehatan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.