Puluhan Pasangan Mesum Terjaring Saat Ngamar di Hotel

PENULIS : JEFRIZAL
EDITOR : M ASRORI S

Petugas Sat Pol PP saat mengamankan pasangan mesum di salah satu kamar hotel di Kota Bangko.

INFOJAMBI.COM – Guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim dalam menjalankan ibdah puasa ramadhan, Sat Pol PP Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin dan Kodim 0420/Sarko, menggelar razia pekat ke sejumlah tempat hiburan malam dan hotel, Sabtu (4/5/2019).

Dari hasil razia, puluhan pasangan bukan suami istri terjaring saat ngamar di salah satu hotel di Kota Bangko. Razia Penyakit Masyarakat (Pekat) di pimpin Bupati Merangin, H Al Haris, berlansung selama enam jam ini. Untuk sasaran awal razia berada di Desa Sungai Ulak, tempat Karoke dan panti pijet yang menyalahi aturan langsung di razia.

Di lokasi pertama, tepatnya di Karoke Pak Raden, tim gabungaan menemukan satu ruangan karoke yang berisikan empat pasangan yang tengah asik bernyanyi, sembari minum-minuman alkohol. Karena menyalahi aturan, keempat pasangan itu langsung digelandang masuk ke dalam mobil Sat Pol PP.

Raziapun dilanjutkan ke panti pijet dan kos-kosan, namun di lokasi itu tim gabungan tidak menemukan tanda-tanda perbuatan porstitusi. Karena tidak membuahkan hasil, selanjutnya tim gabungan kemnbali melakukan razia ke sebuah hotel Bibah di Kelurahan Dusun Bangko.

Di hotel itu terdapat 12 kamar yang berpenghuni, dua kamar diantaranya memang dihuni oleh warga yang tidak melakukan perbuatan asusila. Sedangkan untuk sepuluh kamar lainnya diisi pasangan bukan suami istri, bahkan ditemukan obat kuat dan miras di dalam kamar pasangan tersebut.

Rata –rata pasangan bukan suami istri yang dipergoki di dalam kamar itu dalam keadaan tidak menggunakan busana. Setelah di data seluruh pasangan yang terjaring langsung digelandang dibawa ke kantor Sat Pol PP.

Bupati Merangin, Al Haris, usai melakukan razia menjelaskan, razia pekat ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibdah puasa ramadhan selama sebulan penuh.

“Merangin ini banyak kos-kosan dan tempat hibutan malam, kita ingin umat muslim yang melakukan ibdah di bulan ramadhan, tidak dipusingkan dengan isu-isu yang nanti muncul setelah bulan ramadhan, dan nanti jika tempat-tempat itu terjadi yang tidak sesuai dengan aturan, maka akan kita pertimbangkan kembali izinya,” jelas Bupati.

Bupati Al Haris, juga menjelaskan untuk razia tim gabunan berhasil mengamankan puluhan pasangan buka suami istri di salah satu hotel. Seluruhnya kita bawa ke Kantor Sat Pol PP dan setelah di data dan jika memang terbukti berbuat asusila, maka akan kita serahkan ke Dinas Sosial.

“Kita serahkan ke Dinas Sosial dan kalau perlu kita panggil Kades dan kedua orang tuanya, biar tahu apa yang diperbuat anaknya. Razia ini akan terus kita lakukan selama bulah ramadhan,” pungkas Bupati.***

Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.