Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:49

Realisasi Dana Desa Tidak Maksimal, Kata Fadhil Gara-Gara SDM

Ilustrasi

MUARABULIAN — Kegiatan fisik Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) 2016 di Kabupaten Batanghari tidak tercapai 100 persen. Informasi dari BPMPD setempat, realisasinya hanya 92 persen.

Kepala BPMPD Batanghari, M Fadhil Arief, mengatakan, tidak tercapai target 100 persen kegiatan fisik itu karena keterbatasan SDM di desa. SDM sangat penting dalam kegiatan fisik.

Mantan Kepala Dispenda Batanghari ini menyebutkan, pihak desa sudah mengajukan SPJ kegiatan fisik yang telah dilaksanakan. Untuk pembayaran, sesuai dengan hasil pengerjaan.

“Jka kegiatan fisik baru 80 persen, maka dibayar 80 persen pula. Begitu juga sebaliknya, jika sudah 100 persen, dibayar 100 persen,” kata Fadhil.

SPJ yang diserahkan pihak desa akan diaudit BPK Jambi. Selanjutnya akan diketahui hasil pasti persentase kegiatan fisiknya. Jika ada temuan BPK, tergantung BPK, dikembalikan atau dilanjutkan.

Fadhil menjelaskan, kegiatan fisik tersisa tergantung audit BPK. Jika direkomendasikan dilanjutkan, maka dilanjutkan tahun ini.

Pemerintah pusat cukup besar menggelontorkan ADD. Tahun 2016 satu desa menerima Rp 300 juta, tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk desanya.

“Tahun ini pemerintah pusat menaikkan anggarannya. Ini dilakukan agar pembangunan desa bisa berjalan,” ujar Fadhil. (infojambi.com)

Laporan : Raden || Editor : Doddi Irawan

 

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.