Rebut Hati Rakyat, Golkar Harus Selancar di Dunia Maya

PENULIS : BAMBANG SUBAGIO
EDITOR : WAHYU NUGROHO

INFOJAMBI.COM – Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan untuk merebut hati rakyat khususnya kalangan milenial dan ditinggallkan konstituen, Golkar harus berani berselancar di dunia maya dengan melibatkan anak muda. Partai Golkar harus mengubah pola pikir dan gaya kepemimpinan serta memahami keinginan generasi milenial yang saat ini menguasai media sosial.

“Jika tidak diubah pola pikir, akan ditinggallkan konstituen yang bakal terpuruk dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Kader Golkar harus sering turun ke desa menyapa rakyat dan libatkan kaum mileneal,” ujar kader Golkar, Bambang Soesatyo dalam acara Diskusi Panel bertajuk “Merawat Golkar sebagai Rumah Besar Kebangsaan,” di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Menurut Bamsoet, pemilih anak muda cukup signifikan dan harus dirangkul. Bila tidak dirangkul bisa menimbulkan kesan bahwa Partai Gollar, Partai Jadul dan Partainya orang tua.

Dikatakan Bamsoet, Partai Golkar berawal dari Trikarya (MKGR, Soksi dan Kosgoro) yang dipimpin jenderal. Dalam perjalanannya, sudah banyak pensiunan jenderal tidak bergabung ke Golkar melainkan bergabung ke partai lain. “Mengapa demikian, apakah mereka merasa kurang nyaman di Golkar. Ini menjadi perhatian pemimpin partai,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan, sebagai partai politik yang pernah berkuasa di pemerintahan puluhan tahun, Golkar mestinya lebih dewasa berorganisasi dan membaca situasi. Tiga pilar kekuatan, MKGR, Soksi dan Kosgoro harus diberdayakan karena selama ini berperan sebagai wadah berhimpun masyarakat untuk mempersembahkan karya nyata guna menunjang terciptanya kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita-cita Proklamasi 1945,

”Sepanjang sejarah Indonesia, Keluarga Besar Eksponen Ormas Tri Karya Golkar yang terdiri dari SOKSI, KOSGORO 1957 dan MKGR telah membaktikan diri sebagai benteng utama penjaga Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bamsoet juga menyerukan seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar membawa misi besar memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, selain merawat dan menghormati perbedaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. “Sehingga, Partai Golkar bisa tetap utuh menjadi Rumah Besar Kebangsaan, menjadi penyangga keutuhan NKRI, ” ujar Bamsoet.***

Kategori Politik

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.