Kamis, 25 Mei 2017 | 15:53

Rehab Puskesmas Mangkrak, Dokter dan Perawat Perbaiki Sendiri

Kantor Dinkes Batanghari || raden
Kantor Dinkes Batanghari || raden

MUARABULIAN — Rehab puskesmas, poskedes, pustu dan puskesmas non rawat inap tahun 2017 belum diketahui jumlahnya. Pasalnya, pagu anggaran belum diketahui secara pasti.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Batanghari menyebutkan, dalam rencana kerja (renja) untuk rehab sarana kesehatan dalam lima tahun sekitar 35 gedung direhab.

Tahun lalu ada lima puskesmas direhab, yakni Puskesmas Sungairengas, Jembatanmas, Petajen, Durianluncuk dan Puskesmas Selat.

Hingga saat ini Batanghari punya 60 pustu, 60 poskedes, 17 puskesmas dan 9 puskesmas non rawat inap.

Kepala Dinkes Batanghari, Ayubkan, mengatakan, jika pagu anggaran rehab tahun depan cukup, akan dilakukan rehab besar. Dananya belum diketahui, karena pagu anggaran belum ketok palu.

“Mudah-mudahan tahun 2017 pagu anggaran rehab fasilitas kesehatan tinggi. Kalau anggaran tidak cukup, rehab dilakukan bertahap. Dalam waktu lima tahun ada 35 gedung harus direhab,” kata Ayubkan.

Permintaan rehab fasilitas kesehatan yang masuk ke meja kepala dinkes hampir keseluruhan. Wajar saja permintaan tinggi, karena sudah layak direhab.

“Banyak pengajuannya, namun mengingat anggaran, harus dipilih-pilih. Gedung yang masih layak digunakan akan direhab tahun berikutnya,” kata Ayubkan.

Secara keseluruhan, gedung yang ada saat ini sudah layak direhab ringan. Lima tahun kedepan ditargetkan 35 gedung harus sudah direhab. Ada yang atapnya bocor. Perawat dan dokter sempat memperbaikinya sendiri. (infojambi.com/D)

Laporan : Raden

Kategori Kesehatan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.