Senin, 24 September 2018 | 15:12

Rekrutmen Caleg PDIP Harus Cerminkan Kebhinnekaan

Laporan Bambang Subagio

INFOJAMBI.COM – Anggota MPR RI Komarudin Watubun mengatakan bahwa pola rekrutmen calon anggota legislatif dari partai PDI-P hingga saat ini masih berpedoman figur harus mencerminkan kebhinekaan.

Mengingat Anggota DPR, MPR dan DPD RI merupakan pejabat Negara yang bersumpah setia kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, maka. rekrutmen partainya terhadap calon legislatif (Caleg) mesti konsen soal komitmen kebangsaan.

“Kita juga tidak bisa menutup mata bahwa Indonesia hari ini diuji soal persatuan dan kesatuan,” ujar Watubun dalam diskusi 4 Pilar MPR ‘Rekrutmen calon anggota Legislatif’ di Gedung Nusantara III, Parlemen Senayan, Senin, (3/9/2018).

Watubun mengatakan selain kebhinekaan dan komitmen kebangsaan yang diprioritaskan, para calon yang direkrut oleh PDIP juga harus mencerminkan keterwakilan profesional. “Contoh seperti sekarang kita rekrut artis, rekrut pensiunan TNI-Polri, kami beri ruang untuk berpartisipasi dalam politik nasional kita,” katanya

PDI-P dalam hal ini telah melakukan pelatihan dan proses kaderisasi kepada para calon sesuai dengan bidangnya. “Misalnya kalau artis, kami beri pendidikan, kemudian dari pensiunan TNI-POLRI kami juga beri pendidikan politik sesuai dengan profesinya masing-masing,” uajr Watubun.

Bahkan, lanjutnya, setiap calon kepala daerah yang masuk PDI Perjuangan itu pun setelah diberi rekomendasi, semua wajib sekolah dan materi-materi yang diberikan oleh partainya yaitu tentang pemahaman suatu berkebangsaan yang benar. “Itu yang paling utama, karena kalau itu clear maka yang lain-lain kita bisa selesaikan,” kata Komarudin Watubun.

Sedangkan Bahar Buasan mengaku pihaknya memiliki concern untuk membantu menyiapkan generasi muda yang lebih baik di masa depan. Bersama keluarganya, Bahat mendirikan sebuah “Rumah Inspirasi Buasan” .

“Rumah itu kami manfaatkan untuk belajar anak-anak, dengan tema “kita untuk bangsa” dengan sub tema *Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI* melalui pendekatan belajar dan bermain, ” katanya.***

Editor Wahyu Nugroho


Kategori Politik

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.