Sabtu, 15 Desember 2018 | 23:34

Romi : Saya Bermohon Masyarakat Doakan Almarhum

Penulis : Willy Bronson
Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Kepergian H Zulkifli Nurdin yang wafat pada Rabu (28/11/2018) membawa duka mendalam pada segenap warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Zulkifli Nurdin yang lebih dikenal dengan ZN, merupakan putra Muarasabak Tanjabtim dikenal sebagai tokoh sentral bagi masyarakat di sana.

Perjalanan Tanjabtim sejak dibentuk pada 1999 seakan tidak pernah lepas dari kiprah ZN. Apalagi, sejak 2000 hingga 2010 ZN adalah Gubernur Jambi. Bahkan setahun pasca melepas jabatannya sebagai gubernur, ZN pula yang paling berpengaruh menghantarkan putranya Zumi Zola sebagai Bupati Tanjabtim menggantikan Abdullah Hich.

Isu – isu penting terkait perpolitikan di Tanjabtim seakan tak bisa lepas dari sosok putra tertua H Nurdin Hamzah dan Hj Hasanah itu. Bahkan jauh sebelum itu, sebetulnya ketokohan ZN boleh dibilang mewarisi ketokohan Nurdin Hamzah (NH), ayahnya.

NH dikenal sebagai seorang saudagar sukses yang harum namanya. Kedermawanannya, kisah – kisah perjuangan hidupnya yang inspiratif terus menjadi kisah teladan di sebagian besar warga pesisir Tanjabtim maupun Tanjabbar.

Seperti yang disampaikan Nurhayati Hanim (75 tahun), warga Tanjabbar di Kualatungkal, Rabu (28/11/2018) malam, NH dikenal sebagai orang kaya yang dermawan. Nama NH masyhur di era 70 hingga saat ini. “Zakatnya saban tahun sampai ke rumah – rumah penduduk hingga dusun terpencil, walau tak pernah bertemu kami mengenalnya sebagai orang baik,”kisah Nurhayati yang mengaku sedih mendengar kepergian putra NH, Zulkifli Nurdin. “Insya Allah kami mendoakan almarhum, beliau orang baik seperti ayahnya,”kata Nurhayati dengan mata berkaca-kaca.

Abdullah Hich, mantan Bupati Tanjabtim 2001-2011 yang hadir langsung di rumah duka di Pondok Indah Jakarta mengakui bahwa perjalanan Tanjabtim banyak dipengaruhi sosok ZN. Di ujung telepon, Hich lebih banyak menceritakan hubungannya dengan ZN. Hich yang lebih muda empat tahun menganggap ZN sebagai orangtua. Dia menaruh hormat yang tinggi pada mantan ketua DPW PAN Jambi itu. Bagi Hich ZN adalah pribadi yang sangat baik. Saat menjabat gubernur, ZN selalu berkomunikasi dengan Hich yang kala itu bupati Tanjabtim. “Sangat intens. Beliau begitu perhatian dengan Tanjabtim. Kadang beliau memanggil saya saat tengah malam. Kalau sudah begitu pasti ada yang penting yang beliau sampaikan,”kenang Hich. ZN selalu hadir di tengah masyarakat Tanjabtim. Saat terjadi musibah atau bahkan sekedar menghadiri undangan pernikahan warga. Hich tak pernah abstain mendampingi.

Pada pemilukada gubernur Jambi untuk periode kedua kepemimpinan ZN pada 2005, suara terbesar ZN – Antony Zeidra Abidin didulang dari Tanjabtim. “Kalau tidak salah lebih 80 persen,”kata Hich. Bagi Hich perolehan suara itu gambaran kecintaan warga Tanjabtim pada sosok ZN dan keluarganya.
Hich dan keluarga besar mengaku sangat bersedih atas kepergian ZN. “Kepada masyarakat Tanjabtim di manapun berada saya mengajak mari kita doakan beliau, memaafkan jika ada khilafnya, kita kehilangan orangtua, teladan kita,”himbaunya.

Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto yang juga hadir langsung di rumah duka menyampaikan hal yang sama. Buatnya, ZN bukan hanya tokoh panutan tapi juga layaknya orangtua kandungnya. ZN diketahui adalah sahabat karib ayah Romi, Hasan Ismail.

Persahabatan ZN dan Hasan terjalin sejak masa kecil saat masih di Muarasabak. “Marahnya almarhum ini ya seperti marahnya ayah saya. Begitupun kasih sayangnya. Hutang budi kami warga Tanjabtim khususnya kami yang selama ini beliau bina tak kan terbalas. Semoga Allah yang membalasnya,”ucap Romi.

Romi mengajak seganap warga Tanjabtim mendoakan kepergian beliau. “Saya bermohon, kepada seluruh masyarakat di seluruh penjuru Tanjabtim, dalam setiap shalat kita, titip doa buat orangtua kita almarhum Haji Zulkifli Nurdin Bin Haji Nurdin Hamzah. Juga ikhlaskan maaf jika ada khilaf beliau semasa hidup. Kita semua berduka, tapi kita harus melanjutkan keteladanan beliau,”harap Romi.

Zulkifli Nurdin, mantan Gubernur Jambi 2000-2005 dan 2005-2010 wafat pada Rabu malam (28/11/2018) di RS Pondok Indah pada usia 70 tahun. Jenazah ZN saat ini telah tiba di Jambi dan akan dikebumikan siang ini usai Dzuhur di pemakaman keluarga di TPU Sukorejo Thehok Kota Jambi. ***


Kategori Lensa

Tags:

2 Komentar

  1. Turut berduka cita yg sedalam dalamnya …..semoga segala amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT . Dan diampuni segala kesalahannya.

    Balas

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.