Senin, 18 Desember 2017 | 10:16

Rp 1,5 M Untuk Perbaikan Jalan Desa Batang Kibul

H Al Haris bersama warga mencari ikan malam hari di sungai Batang Kibul ll Teguh

BANGKO – Selain Koto Rawan Kecamatan Jangkat, masih ada beberapa desa di Kabupaten Merangin yang masuk dalam kategori Desa terisolir. Salah satunya Dusun Lubuk Resam Desa Batang Kibul Kecamatan Tabir Barat.

Meskipun masih bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, namun hanya kendaraan jenis tertentu saja yang bisa tembus masuk ke desa tersebut. Hal itu dikarenakan buruknya akses jalan.

“Untuk bisa cepat sampai ke Desa ini, masih banyak proses perbaikan jalan dan jembatan, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Merangin, H Al Haris, saat melaksanakan program perjalanan pejabat tidur di dusun (Pertisum), Senin malam (12/12).

Rombongan Bupati sampai ke Desa paling ujung barat Merangin itu, Senin (12/12), sekitar pukul 20.05 Wib. Begitu tiba di Dusun Lubuk Resam, rombongan langsung disambut warga setempat dan dijamu makan malam di rumah warga.

Malam itu Bupati H Al Haris menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid Desa Lubuk Mesam. Usai peringatan Maulid berdialog bersama warga setempat. Salah satu masalah yang disampaikan warga adalah buruknya infrastruktur jalan.

“Saya sudah merasakan sendiri, bagaimana buruknya infrastruktur jalan menuju Desa ini. Insya Allah pada Desember ini, jalan menuju Desa ini, segera diperbaiki dengan dana sekitar Rp 1,5 miliar,” kata Bupati.

Selain itu warga juga mengeluhkan minimnya sarana kesehatan. Bupati berjanji akan merenovasi Poskesdes yang sudah ada dan menambah jumlah petugas medisnya.

“Saya juga akan merenovasi Madrasah yang masih terbuat dari dinding papan dan berlantai tanah di kawasan transmigrasi Desa Batang Kibul ini. Mudah-mudahan secara berlahan nanti semua infrastruktur akan kita perbaiki,” tegas Bupati.

Menariknya usai acara menampung aspirasi warga tersebut, bupati dan rombongan bukan langsung tidur, meskipun jam telah menujukkan pukul 23.15 Wib. Bupati malah mengajak warga turun ke sungai.

Mencari Ikan

Ada tradisi di pedesaan menjala dan mencari ikan di tengah malam, di sungai Batang Kibul, dengan cara menyelam dan membak ikan menggunakan sebilah busur  yang diikat dengan tali pancing, bila tepat sasaran langsung menembus ke badan ikan.

Malam itu Bupati mendapat cukup banyak tangkapan ikan. Seperti ikan jenis Sema, Baung dan Lempam langsung dipanggang di bantaran sungai, sambil menikmati indahnya malam di Dusun Lubuk Resam.

Sekitar pukul 01.08 Wib dini hari, Selasa (13/12), bupati dan rombongan baru beranjak dari sungai menuju rumah warga untuk beristirahat. Pagi harinya, bupati dan rombongan pulang ke Bangko.(infojambi.com/A)

Laporan : Teguh

Kategori Merangin

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.