Rp 150 Ribu per Bulan Warga Miskin Segera Dapat Bantuan Pemkab Batanghari

Penulis : Raden Soehoer || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM – Wabah virus Corona (Covid-19) yang melanda dunia saat ini sangat berdampak dengan perekonomian masyarakat khususnya dikabupaten Batanghari. Akibat dari wabah tersebut, masyarakat yang tadinya bisa menghasilkan uang untuk kebutuhan sehari hari, malah saat ini ada yang tidak lagi menghasilkan uang.

Tukang sadap karet yang bekerja dengan toke karet, akibat corona para buruh karet tidak bisa bekerja lagi karena perusahaan karet sudah banyak yang tutup. Pedagang asongan pinggir jalan yang tidak bisa berjualan lagi dan lain lain.

Mengatasi perekonomian masyarakat yang semakin terpuruk, Bupati Batanghari Ir Syahirsah, mengambil kebijakan. Selama tiga bulan kedepan, warga yang tergolong miskin dan yang berdampak atas keuangan sehari hari dirumah akan diberi bantuan yang dianggarkan dari APBD kabupaten. Bantuan Batanghari Tunai (BBT) tersebut diberikan agar kebutuhan rumah tangga warga miskin di Batanghari bisa terbantu.

Besaran bantuan Batanghari Tunai senilai Rp 150.000 per KK perbulannya selama tiga bulan. Warga yang mendapatkan uang bantuan itu berdasarkan data warga miskin yang sudah terdaftar di Dinas Sosial Batanghari. Namun, Pemkab Batanghari juga mendata ulang diluar data warga miskin yang ada saat ini.

“Data awalnya yakni warga miskin yang sudah terdaftar di Dinas Sosial Batanghari, mereka sudah terdaftar sebelum Corona datang. Namun kita juga mendata kembali bagi warga yang tidak bisa menghasilkan uang selama wabah virus Corona ini. Dampaknya sekarang kan jelas sekali, harga karet turun drastis, warga tidak boleh keluar rumah, kalau seperti ini mereka mau makan apa. Untuk itu kita ambil kebijakan untuk meluncurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,”kata Bupati Batanghari Ir Syahirsah, saat dikonfirmasi dirumah dinas pendopo Rabu (1/4/2020).

Bantuan Batanghari Tunai ini dianggarkan Rp 7,5 Miliar perbulan terhitung mulai tanggal 15 Maret 2020 hingga bulan Mei mendatang. “Mulai bulan Maret kita kucurkan dana tersebut. Untuk bulan Maret di hitung dari pertengahan bulannya, yakni kita bantu warga separuh dari dana Rp 150 ribu perbulan itu. Untuk dua bulan selanjutnya tetap diberikan Rp 150 ribu perbulan. Bantuan ini untuk 27 ribu lebih KK warga miskin diluar bantuan sosial dari pusat,”jelas Bupati.

Bupati juga memerintah kepada bawahannya agar turun kelapangan untuk mendata penerima bantuan tersebut. “Saya perintahkan bawahan saya, instansi terkait agar segera mungkin turun langsung kelapangan. Pemberian bantuan jangan mengundang kerumunan warga. Untuk itu, petugas langsung temui warga penerima. Konsep penyaluran dana bantuan, itu dikemas langsung oleh petugas. Artinya, warga tinggal menunggu di rumah aja, petugas pemkab lah yang bakal mengurus semuanya,”tutup Bupati. ***

Kategori Batanghari

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.