RP Menunggak SPP Sejak Kelas Satu

PENULIS : RIFKY RHOMADONI
EDITOR : DORA

INFOJAMBI.COM — Heboh soal siswa tidak boleh ikut ujian, dijawab oleh pihak sekolah. Menurut Humas SMK Dharma Bakti 1, Firman Yules, siswa bersangkutan, RP (19) menunggak uang sekolah sejak kelas satu.

Firman menegaskan, sesuai ketentuan yang berlaku di sekolah tersebut, siswa yang tidak melunasi tunggakan tidak bisa mengikuti ujian. Soal RP, siswa ini masih diberi toleransi dan dibolehkan mengikuti ujian mid semester.

Mengenai tunggakan RP, orangtua RP sudah membuat perjanjian dengan pihak sekolah akan melunasi seluruh tunggakan hingga tanggal 17 Juni 2019. Selama ini hak dan kewajiban RP sebagai murid tetap diberikan.

“Tapi dia belum juga melunasi tunggakan. Ini sekolah swasta, gaji guru diambil dari uang sekolah murid, jadi harus dibayar kewajibannya sebagai murid,” tegas Firman.

Sementara itu, menurut pengakuan orangtua RP, Wendra, tidak ada perjanjian antara dia dan pihak sekolah, terkait pembayaran tunggakan anaknya. Yang ada hanya komunikasi lewat telepon ke tata usaha sekolah.

“Tidak ada perjanjian pembayaran tunggakan itu, cuma teleponan saja,” kata Wendra kepada INFOJAMBI.COM.

Sampai Selasa 18 Juni 2019 RP belum bisa mengikuti ujian. Orangtua RP belum juga membayar tunggakan itu.

Menurut Wendra, Jum’at pekan lalu dia sudah membayar tunggakan secara mencicil sebanyak satu juta rupiah. Keesokan harinya RP dirbolehkan mengikuti ujian.

Namun Senin berikutnya, saat akan melaksanakan ujian, RP tidak boleh ikut ujian sebelum melunasi sisa tunggakan sebesar Rp.2,3 juta.

Akibat kejadian ini RP malu pada teman-temannya. Dia minta pindah sekolah pada orangtuanya. ***

Kategori Pendidikan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.