SAD dan PT PKM Berdamai, Wakapolda : Jangan Terulang Lagi

Wakapolda Jambi saksikan perdamaian warga SAD dan PT PKM (foto : andra)

INFOJAMBI.COM – Kasus penembakan yang dilakukan tiga warga Suku Anak Dalam (SAD) terhadap security PT Primatama Kreasi Mas (PKM) akhirnya berdamai.

Perdamaian kasus yang terjadi Oktober 2021 itu dilaksanakan di Kantor Camat Air Hitam, Sarolangun. Kedua belah pihak melaksanakan perdamaian secara adat.

Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Yudawan Roswinarso, hadir melihat perdamaian. Dia mengapresiasi deklarasi perdamaian adat ini.

Yudawan menyebutkan, deklarasi damai ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pada SAD, agar dapat beraktivitas dengan tenang dan aman.

Jika permasalahan ini terus berlanjut, akan memakan waktu panjang. Selain itu juga bisa menimbulkan masalah baru di Air Hitam.

Polri dan TNI sudah sangat perhatian pada Suku Anak Dalam. Buktinya, dua warga SAD, Bripda Perbal menjadi anggota Polri dan Pratu Budi menjadi anggota TNI AD.

“Tujuannya agar warga Suku Anak Dalam dapat mengetahui bahwa mereka juga memiliki hak yang sama untuk menjadi abdi negara,” tukas Yudawan.

Bupati Sarolangun, Cek Endra, mengucapkan terima kasih atas perdamaian ini. Dia berharap semua pihak tidak lagi menyimpan dendam di kemudian hari.

Selama ini Pemerintah Kabupaten Sarolangun sudah sangat perhatian pada SAD.

Pihak PT PKM diharap bisa bergabung dengan pemerintah untuk memperhatikan ekonomi dan pendidikan SAD. Salah satunya memberi mereka lahan kebun sawit.

Pemkab Sarolangun bersedia menyiapkan lahan, untuk membangun lahan kebun sawit, yang hasilnya dapat dibagi dua dengan warga SAD.

“Untuk warga SAD, saya ingatkan, pencurian itu merupakan tindakan melawan hukum. Dalam hukum adat pun dilarang mencuri,” kata Bupati.

Cek Endra menjelaskan, penangkapan dan penahanan warga SAD yang mencuri dan menembak security PT PKM, adalah untuk efek jera.

Perdamaian disaksikan Ketua Lembaga Adat, Kapolres Sarolangun, Dandim 0420/Sarko, Kapolsek Air Hitam, Danramil Pauh dan Camat Air Hitam.

Penulis : Andra Rawas | Editor : Dodik

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.