SAH Ajak Warga Kerinci Sukseskan Pendataan Keluarga 2021 dan Bangga Kencana

Penulis : Dodik

INFOJAMBI.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi terus melakukan sosialisasi Pendataan Keluarga 2021 (PK21), dan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (bangga kencana).

Program-program itu dilaksanakan sebagai langkah menyusun rencana pembangunan tahun 2022. Hasil pendataan digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan.

Sosialisasi dilaksanakan kembali di Desa Siulak Gedang, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (18/10/2021). Sosialisasi dihadiri anggota Komisi IX DPR RI, H Sutan Adil Hendra (SAH).

SAH yang duduk di komisi kesehatan, mengapresiasi program pendataan keluarga yang dilaksanakan di Kabupaten Kerinci. Sosialisasi ini penting agar program Pendataan Keluarga 2021 dan Bangga Kencana berjalan sesuai harapan.

“Hasil pendataan keluarga akan sangat bermanfaat dalam penyusunan rencana pembangunan di berbagai bidang,” kata SAH dihadapan Ketua DPRD Kerinci dan Kepala Desa Siulak Gedang, Saldian Budi.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim S.Kp MPH juga hadir langsung dalam sosialisasi ini. Munawar menjelaskan tentang peran BKKBN di tengah keluarga Indonesia.

“Pendataan keluarga berlangsung serentak di Indonesia, tanggal 1 April sampai 31 Mei 2021. Tujuannya mengumpulkan data primer, terkait data pembangunan keluarga dan kependudukan. Ini penting guna memotret dan mengenali keluarga Indonesia,” katanya.

Munawar menjelaskan, pendataan juga dilakukan untuk mengetahui potensi dan kendala keluarga Indonesia dalam fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan, serta ekonomi.

Selain itu juga untuk menyediakan profil pasangan usia subur, keluarga balita, keluarga remaja, keluarga lansia, keluarga berisiko stunting, dan aspek kesejahteraan keluarga by name by address yang tidak tersedia lengkap pada sumber data manapun.

“Data ini menjadi sesuatu yang penting bagi pemerintah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi program bangga kencana, dan program pembangunan lainnya,” ujar Munawar.

BKKBN menargetkan program ini bisa membantu proses pembentukan “Satu Data Keluarga Indonesia”. BKKBN berharap PK21 menjadi dasar kebijakan pemerintah dalam meningkatkan dan memeratakan pembangunan, serta mensejahterakan keluarga.

“Hasilnya bisa dimanfaatkan pemerintah tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota, karena pendataan keluarga ini lengkap sekali by name by address,” kata Munawar.

Pendataan tersebut juga menghasilkan Indeks Pembangunan Keluarga atau I Bangga, yaitu mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat.

Seperti biasa, pada akhir kegiatan para peserta sosialisasi mendapatkan bantuan. Bantuan diserahkan oleh Sutan Adil Hendra dan Munawar Ibrahim. ***

Kategori Kerinci,Nasional

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.